Dulu Buah Ciplukan Dibuang-buang, Kini Sekilo Ratusan Ribu, Ternyata Khasiat Ceplukan Tak Terduga

Bunganya yang muncul di ketiak daun berwarna putih kekuning-kuningan. Dari bunga ini kemu dian tumbuh buah yang bentuknya mirip lentera, menggantung

Dulu Buah Ciplukan Dibuang-buang, Kini Sekilo Ratusan Ribu, Ternyata Khasiat Ceplukan Tak Terduga
kabarhandayani.com (inset tribunnews)
Buah ciplukan yang memiliki banyak khasiat 

Ternyata semusim yang tingginya hanya 10-80 Cm ini bukan tanaman asli Indonesia.

Tanaman ini berasal dari Amerika tropika.

Ia didatangkan oleh orang Spanyol pada zaman penjajahan abad XVII, ketika orang VOC masih merajalela bersaing dengan orang Spanyol dan Portugis menjajah bangsa kita.

Diduga yang berkenalan pertama kali dengan tanaman bawaan ini ialah orang Maluku (yang menyebutnya daun boba), dan Minahasa (yang menyebutnya leietokan), karena merekalah yang pertama kali dilanda penjajah Spanyol dari Filipina.

Dari Maluku, ada yang kemudian mengenalkannya ke Jakarta (sebagai cecenet), Jepara (sebagai ceplukan), Bali (keceplokan), dan Lombok (dededes). Dari Jakarta baru diperkenalkan ke Sumatra Timur (sebagai leletop).

Jenis-jenis ciplukan

Jenis yang mula-mula datang ialah Physalis angulata dan Physalis minima, yang kemudian tumbuh merajalela sebagai gulma di ladang kering, kebun buah-buahan, di antara semak belukar, dan tepi jalan.

Ciplukan Berkhasiat Menyembuhkan Berbagai Penyakit, Perhatikan Takaran yang Dianjurkan
Ciplukan Berkhasiat Menyembuhkan Berbagai Penyakit, Perhatikan Takaran yang Dianjurkan (ciplukan.com)

Bersama dengan itu dimasukkan pula sebagai tanaman hias Physalis peruviana dari daerah pegunungan Peru.

Berbeda dengan jenis angulata dan minima, ceplukan Peru ini berupa terna menahun yang bisa hidup lebih dari satu musim.

Ia mudah dibedakan dari jenis yang lain karena bunganya mencolok sekali lebih besar, dengan bintik-bintik cokelat tua.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved