Anggota Densus 88 Ditusuk di Jambi

Satyo Lihat Duel Anggota Densus 88 vs Terduga Teroris di Jambi Tebo, Mengira Orang Tabrakan

"Terus ada yang pakai pisau. Yang saya lihat, tidak panjang," Satyo mengira-ngira dengan membentangkan tangannya.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Edmundus Duanto AS
Istimewa
Seorang terduga teroris di Jambi menusuk Anggota Densus 88 pakai pisau secara bertubi-tubi. 

Satyo Lihat Duel Anggota Densus 88 vs Terduga Teroris di Jambi Tebo, Mengira Orang Tabrakan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Peristiwa penusukan yang menimpa seorang anggota Densus 88, Bripda Saud, disaksikan oleh sejumlah warga, Rabu (18/12/2019) lalu.

Satu di antara saksi, Satyo pertama kali mengira ada insiden kecelakaan di seberang jalan tempat dia sedang membuat warung bakso semipermanen dari kayu.

Dia melihat Anggota Densus 88 ditusuk.

BREAKING NEWS Kapolda Jambi Langsung Naik Helikopter ke Tebo, Bripda Saud Ditusuk Berkali-kali

Polisi Dua Kali Tabrakkan Mobil ke Honda City Felix, Aksi Penerobos Barikade Razia Berakhir

VIDEO Polisi Kejar Mobil Honda City, Felix Ngebut Bahayakan Nyawa Pengguna Jalan Lainnya

Peristiwa itu, seingatnya terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, beberapa saat sebelum azan asar dikumandangkan.

Namun, yang dia lihat setelahnya justru dua orang yang berkelahi.

"Saya kira tabrakan awalnya, tapi kok malah berkelahi," katanya, saat diwawancarai, Sabtu (21/12/2019).

Sepengelihatannya, satu di antaranya membawa senjata laras panjang. Satu orang lagi mengeluarkan senjata tajam. Keduanya sempat terlibat duel, tepat di pinggir jalan Tebo-Bungo, Km5, tidak jauh dari Masjid Nurul Falah, RT 11, RW 03, Dusun Bogo Rejo, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah.

"Terus ada yang pakai pisau. Yang saya lihat, tidak panjang," Satyo mengira-ngira dengan membentangkan tangannya.

Dari seberang jalan, dia tidak tahu pasti apa yang terjadi. Namun, satu dari dua orang yang terlibat duel itu tergeletak, kemudian ditikam.

Laki-laki yang ditikam itu kemudian dilihatnya menyeberang dan terduduk di pinggir jalan, tidak jauh dari drainase.

Orang itu, kata dia, tidak bicara apa-apa. Namun kemudian, Satyo melihat darah mengalir.

"Dia nggak ngomong apa-apa. Saya nggak nolong. Tapi pas saya perhatikan, kok ada darah," selanya.

Jaraknya dengan orang yang tergeletak itu sekitar orang yang duduk itu sekitar 10 meter.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved