JANGAN Anggap Remeh, Ini Sederat Dampak Buruk Memompa ASI di Toilet Waspada Kuman dan Bakteri!
Bagi ibu yang bekerja, bertekad untuk memberikan ASI eksklusif untuk anak memang membutuhkan perjuangan. Pasalnya, setiap saat, ibu harus memompa ASI
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Para Ibu, Waspadai Bahaya Memompa ASI di Toilet"
Mitos-mitos Seputar ASI dan Kebenarannya
Sebagai ibu muda yang baru akan mulai menjalani proses menyusui, kamu harus bisa membedakan beberapa informasi seputar ASI yang sebenarnya hanyalah mitos.
Biasanya, mitos ini diungkapkan oleh sumber dari mulut ke mulut tanpa ada penjelasan ilmiah yang benar. Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK yang juga peneliti dari ILUNI MKK FKUI dan Chairman Health Collaborative Center mengungkap beberapa mitos seputar menyusui dan ASI yang justru banyak yang tidak sesuai dengan fakta.
1. Ibu menyusui tidak boleh makan yang aneh-aneh dan yang amis
Mitos ini menyebutkan bahwa ibu menyusui disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang berbau amis seperti ikan.
Padahal, sebenarnya ikan mempunyai kandungan nutrisi hingga vitamin yang dibutuhkan untuk menghasilkan ASI yang berkualitas.
“Selama ibu tidak ada alergi, ibu bebas makan apa saja. Harus makan bebas, karena itu sarat nutrisi,” ujar Ray saat ditemui di kawasan Mahakam, Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2019).
2. ASI harus teratur
Pada mitos ini, ibu diharuskan memberikan ASI secara teratur dan tidak boleh terlalu sering.
Padahal menurut Ray, ASI diberikan kepada bayi kapanpun si kecil menginginkannya.
3. ASI dicampur tajin hingga air agar bayi kenyang
Mitos selanjutnya mengungkapkan, bahwa ASI bisa dicampur dengan air tajin atau air rebusan beras atau bahkan air mineral.
Hal ini dilakukan agar bayi lebih kenyang dan puas.
“Katanya menambah volume, padahal itu tidak,” ujar Ray.