Seorang Anggota Kepolisian Gugur Dalam Baku Tembak Dengan Kelompok Bersenjata di Poso

Satgas Tinombala terlibat baku tembak dengan kempok bersenjata yang diduga merupakan pimpinan Ali Kalora.

Seorang Anggota Kepolisian Gugur Dalam Baku Tembak Dengan Kelompok Bersenjata di Poso
Istimewa
Tim operasi Tinombala menembak mati Subron terdugs teroris jaringan Abu Sayyaf di Poso 

TRIBUNJAMBI.COM - Satgas Tinombala terlibat baku tembak dengan kempok bersenjata yang diduga merupakan pimpinan Ali Kalora.

Dalam persitiwa itu satu anggota kepolisian dikabarkan gugur.

Dalam serangan sekelompok sipil bersenjata yang diduga pelaku teror di Kabupaten Poso dan Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, Bharatu Saiful dikabarkan gugur.

Bharatu Saiful merupakan anggota Satuan Brimob Polda Sulteng.

Bharatu Saiful dikabarkan  meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian leher belakang (pundak) dan perut.

Kapolda Sulteng memastikan bahwa pelaku insiden serangan tersebut merupakan kelompok sipil bersenjata yang selama ini diburu oleh pihak kepolisian, yakni dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur.

 

Menurutnya, pada saat kejadian, sempat terjadi baku tembak antara aparat dari Satuan Tugas Tinombala dan sejumlah terduga teroris itu, namun jarak antara pos dan masjid yang relatif jauh membuat kelompok tersebut berhasil melarikan diri.

Siapa Sebenarnya Ustadz Basith?Pemuda Indonesia yang Mengajar Hapalan Alquran di Masjidil Haram

Mantan Ketua PB HMI 1963-1966 Sulastomo Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

''Jaraknya antara masjid itu kurang 400 meter yah, akhirnya anggota juga baku tembak, diberondong mereka lari. Pasti Ali Kalora,'' ujarnya pulla.

Setelah insiden penyerangan terduga teroris itu, aparat kepolisian telah memperkuat tim di lokasi kejadian.

"Mohon doanya, saya juga sedih. Semoga husnul khotimah,'' ujar Kapolda Sulteng itu pula.

Halaman
12
Editor: heri prihartono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved