Penyalahgunaan Narkotika

Gaji ASN yang Terlibat Penyalahgunaan Narkotika Dipotong 50 Persen, Bakal Adakan Tes Urine Dadakan

Gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kabupaten Muarojambi yang tersandung kasus penyalahgunaan narkoba

Gaji ASN yang Terlibat Penyalahgunaan Narkotika Dipotong 50 Persen, Bakal Adakan Tes Urine Dadakan
Tribunjambi/Samsul Bahri
Pemkab Muarojambi, gelar tes urine dadakan 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kabupaten Muarojambi yang tersandung kasus penyalahgunaan narkoba akan dipotong. Hal ini di ungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muarojambi, M Fadhil Arief.

Ia menyebutkan, gaji ASN yang tersandung narkoba akan dipotong 50 persen. Hal ini sebagai bentuk efek jera terhadap ASN lainnya untuk tidak tersandung perkara narkoba.

"Selama masa penahanan yang bersangkutan gajinya dipotong 50 persen. Kedepan kalau terbukti bersalah, kalau sudah ada putusan pengadilan atau inkrah bisa diberhentikan secara tidak hormat," ujarnya

Hal ini menanggapi beberapa kasus ASN yang bekerja di lingkup Pemerintahan Kabupaten Muarojambi akhir-akhir ini yang tertangkap oleh Satresnarkoba Polres Muarojambi. Setidaknya kata Sekda dalam dua bulan terakhir Ia menerima laporan sudah ada 4 ASN yang terjerat kasus narkoba.

Dengan kondisi yang terjadi saat ini dirinya mengaku miris, karena ada ASN yang menggunakan narkoba. Kedepan bahkan kata Sekda dalam sistem penerimaan ASN di lingkup Kabupaten Muarojambi akan di canangkan untuk secara selektif agar tidak ada ASN yang terlibat narkoba.

"Sekarang banyak ASN kita yang sepertinya jadi target Satresnarkoba. Makanya saya seleksi betul, yang bertugas disini baik dari Pol PP yang melakukan penjagaan rumah dinas maupun ajudan sayo, jangan sampai mereka terlibat narkoba, nanti malu kita dijadikan bahan berita kawan-kawan,"ungkapnya.

Selain pemotongan gaji dan penyeleksian ASN, dalam waktu dekat katanya Pemkab Muarojambi bersama dengan BNK Kabupaten Muarojambi akan melakukan tes urine terhadap PNS. Ini di lakukan untuk meminamilisir kembali tertangkapnya ASN Muarojambi.

"Dalam waktu dekat akan kita lakukan tes urin dadakan. Ini sebagai upaya kita lah agar tidak ada lagi ASN kita yang tertangkap narkoba," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved