Polemik SKT FPI, Fadli Zon: "Jangan-jangan Mau Mengadu Domba Islam dan Pancasila"

Surat Keterangan Terdaftar (SKT) ormas Front Pembela Islam (FPI) tak kunjung diperpanjang.

Polemik SKT FPI, Fadli Zon:
Tangkap Layar YouTube ILC
Tangkap Layar YouTube ILC Fadli Zon di ILC 

Polemik SKT PKS, Fadli Zon: "Jangan-jangan Mau Mengadu Domba Islam dan Pancasila"

TRIBUNJAMBI.COM- Surat Keterangan Terdaftar (SKT) ormas Front Pembela Islam (FPI) tak kunjung diperpanjang. 

Mulai dari Mendagri Tito Karnavian, hingga Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan masih ada syarat administrasi di AD/ART yang masih bermasalah.

Polemik itu mendapat tanggapan dari Fadli Zon.

Politisi tersebut menuturkan ia yakin FPI setia kepada bangsa dan negara, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.

Janji Ganti Rugi Lahan Warga yang Terdampak Pembangunan Bendungan, Sidak Anggota DPRD Bersama Sekda

"Tadi sudah dijelaskan, tidak ada lagi kewajiban untuk mencantumkan azas itu berdasarkan hukum. Jadi sunnah saja," tutur Fadli Zon dalam acara Indonesia Lawyer Club (ILC), Selasa (3/12/2019).

Soal SKT FPI, Fadli Zon menambahkan tidak ada kewajiban untuk mencantumkan azas tersebut berdasarkan hukum.

"Jadi tidak ada kewajiban. Sunnah saja. Kalau wajib, berarti kita kembali ke azas tunggal di tahun 1980," katanya.

Ia kemudian menerangkan, sewaktu azas tunggal diberlakukan di 1980, banyak organisasi masyarakat yang terbelah dan menolak azas tunggal tersebut.

WANITA AS Mengaku Pernah Bercinta dengan Pangeran Andrew: Virginia Minta Dukungan Publik Inggris

"Tidak ada lagi azas tunggal, sehingga partai politikpun bisa berazaskan keagamaan. Sepanjang tidak bertentangan dengan UUD 1945, dan pancasila," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved