VIRAL Pejabat DKI Bawahan Anies Baswedan 'Bentak-bentak' Seniman Saat Sosialisasi di TIM, Faktanya
Sebuah video rekaman yang memperlihatkan Deputi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Disparbud DKI Jakarta Dadang Solihin tengah marahi seniman di Taman Is
Ia pun membenarkan hal itu.
• Biduan Seksi Asal Lamongan Rela Lakukan Ini Demi Jadi Kades, Hotman Paris Kaget Bukan Main
• Ashanty Mulai Putus Asa hingga Ikhlas Jika Harus Meninggal Karena Penyakitnya Tak Bisa Disembuhkan
• Pancingan dengan Gratis Wifi, Kakek Homo Berhasil Perkosa 6 Pelajar SMP, Lokasi Dekat Polsek
"Iya, itu saya dengan teman-teman seniman Taman Ismail Marzuki," ujar Dadang, saat dikonfirmasi, Sabtu.
Dadang menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Rabu (20/11/2019) lalu, saat ia diundang menjadi pembicara menggantikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam diskusi publik "PKJ-TIM Mau Dibawa ke Mana?"
Dadang mengatakan, peristiwa itu bermula ketika ia menjadi pembicara dalam diskusi itu.
Namun, di tengah diskusi, sejumlah seniman yang hadir malah memotong pembicaraan untuk meledek dan mengolok-olok Dadang hingga akhirnya ia bersikap tegas.
Dadang membantah bahwa dirinya saat itu marah.
Menurut dia, nada bicaranya memang tinggi.
Sebab ia seorang dosen.
"Saya tidak marah, ya gini emang suara saya. Jadi setiap saya ngomong, mereka ngomong jorok. Itu sebenernya saya ngerti, mereka kan pemain teater. Terus saya bilang ini mau dilanjutkan diskusi atau enggak mau dilanjutkan diskusi," cerita Dadang.
Setelah itu, Dadang pun menghampiri para seniman dan membicarakannya dengan baik-baik.
"Terus saya datengin, mau dirangkul. Saya bilang, 'Ya sudah pelukan, pelukan aja', terus dia marah," kata Dadang.
• Peringatan Tegas Anang Hermansyah Saat Tahu Atta Halilintar Berniat Bakal Menikahi Aurel Hermansyah
• Syahrini Kaget Diam-diam Reino Barack Chat Aisyahrani hingga Ada Ancaman, Incess Awalnya Tak Percaya
• Akibat Ulah Prabowo Subianto, Rocky Gerung Sampai Stress?, Saya Masuk Kabinet di Bawah Said Didu
• Kisah Mardi Rambo Prajurit Kopassus Dapat Misi Mimpi Buruk Malah Gembira, Rekornya Mentereng
Namun, hal itu tak berlangsung lama.
Dadang dan para seniman itu akhirnya berdamai kembali.
Bahkan, Dadang sempat mendengarkan mereka membacakan deklarasi penolakan terkait rencana revitalisasi TIM.
“Setelah itu mereka membuat deklarasi menolak revitalisasi TIM. Kan emang mereka tinggal di situ ya jadi mereka menolak adanya revitalisasi. Tapi setelah acara itu kami foto-foto, selfie, ketawa-ketawa kok,” katanya.