TRIBUN WIKI: Teka-teki Penemuan Benda Mirip Peninggalan Umat Hindu di Demang Sarolangun
Warga Desa Demang Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun, belum lama ini dihebohkan dengan penemuan benda menyerupai peninggalan umat Hindu.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Teguh Suprayitno
Dia menjelaskan, dahulu sekitar tahun 2000an cerita dari tokoh masyarakat bahwa ada seorang wanita mengaku dari Bali sedang mencari makam atau kuburan nenek moyangnya.
Wanita ini kata Edi, memiliki garis silsilah keturunan nenek moyang yang dimakamkan di wilayah Demang. Dan akhirnya menemukan makam itu yang berada di pinggir sungai tidak jauh dari pemukiman warga.
Namun untuk menjelaskan itu semua katanya perlu ahli dari sejarah tentang keberadaan benda tersebut.
“Untuk jelasnya, itu perlu ada ahli sejarah dan ahli arkeologi peninggalan kuno yang berkompeten, namun yang jelas bangunan itu ada. Di Desa Demang, di sana ada datuk Jalil itu juga paham cerita dibangun pura itu kapan,” kata Edi.
• NYINYIRAN Pedas PKS Untuk Staf Khusus Presiden Jokowi Periode 2019-2024, Jangan Sekedar Gimik!
• Ratusan Pebalap Turun di Sumatera Cup Prix (SCP) 2019, Race saat Hujan Turun di Kota Baru
• Update Terkini Nama Korban Lubang Jarum PETI dan Kondisinya, Polisi Masih Penyelidikan
Sekretaris Desa Demang yang ditemui Tribunjambi.com mengaku tak tahu perihal peninggalan Hindu tersebut.
"Saya kurang tahu," katanya.
Setelah ditunjukkan foto, ia bilang jika sebelumnya pernah ada yang datang ke tempat itu, namun dirinyapun tak mengetahui persis dimana lokasi benda tersebut.
"Ado pernah anak kampus tu, tapi sayo jugo dak tau persis di mano," katanya.
Akhirnya ia bersama warga mencoba menelusuri keberadaan benda tersebut. Dengan sepeda motor perjalanan ke lokasi menempuh jarak kurang lebih 20 menit dari pusat Desa Demang.
Setelah hampir sampai di lokasi, kami harus menyeberangi sungai Batang Limun yang sudah keruh dan surut karena musim kemarau.
Setelah menyebrangi sungai, perjalanan dilanjutkan dengan berjalanan kaki melewati Lubuk Onge. Banyak duri tajam dan ranting pohon.
Sekira lima menit dari bibir bukit sampai lah di sebuah puncak dan alhasil tampak sebuah situs bersejarah itu berdiri kokoh.
Adanya fakta bahwa di Desa Demang Kecamatan Limun meninggalkan benda seperti milik umat Hindu.