Terkendala Perbup, Kucuran Dana Pinjaman RSUD Mayjen HA Thalib Kerinci Macet

Permasalahan hutang BPJS Kesehatan Kerinci kepada RSUD Mayjen HA Thalib Kerinci belum kunjung selesai.

Terkendala Perbup, Kucuran Dana Pinjaman RSUD Mayjen HA Thalib Kerinci Macet

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Permasalahan hutang BPJS Kesehatan Kerinci kepada RSUD Mayjen H.A. Thalib Kerinci belum kunjung selesai. Pasalnya, draf Perbup untuk pinjaman belum kunjung keluar.

Diketahui akibat hutang BPSJ Kesehatan Kerinci kepada RSUD Mayjen H.A. Thalib berdampak pada pelayanan RSUD. Salah satunya ketersediaan obat yang hanya 30 persen. Kondisi ini pernah disoroti oleh Ombudsman perwakilan Jambi.

Bahkan Ombudsman Perwakilan Jambi pernah memanggil perwakilan dari Pemkab Kerinci, Direktur RSUD dan BPJS Kesehatan Kerinci. Pertemuan itu diadakan untuk mencari solusi agar permasalahan dana bisa diselesaikan.

Kapolres Kaget Peredaran Narkoba di Sarolangun Sampai ke Pelosok Desa, Rencanakan Lakukan Hal Ini

Penjaga Situs di Tanjabtim Dikumpulkan, BPCB Berharap Tak Ada Lagi Jual Beli Peninggalan Sejarah

VIDEO : Latar Belakang Pendidikan 7 Staf Khusus Milenial Jokowi

Kepala Ombudsman Perwakilan Jambi, Jafar Ahmad mengatakan atas pertemuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa bank bersedia meminjamkan dana kepada RSUD tanpa anggunan. Sedangkan dari BPJS Kesehatan Kerinci bersedia menjadi penjamin atas pinjaman dari RSUD Mayjen HA Thalib.

“Namun kendalanya saat ini, belum ada peraturan bupati sebagai payung hukum atas pinjaman tersebut,” ungkap Jafar ditemui sejumlah wartawan, kemarin.

Katanya, dari informasi pihak rumah sakit, bahwa saat ini RSUD sedang menyiapkan draf peraturan bupati. Untuk segera ditindak lanjuti oleh pihak eksekutif.

Diungkapkannya, pihaknya terus mendorong agar dana pinjaman tersebut bisa dicairkan. Supaya permasalahan kekurangan obat di RSUD segera cepat diatasi.

Lanjutnya, jika pemkab tidak ada upaya untuk menyelesaikan permasalahan ini. Maka ombudsman akan mengeluarkan lembar akhir hasil pemeriksaan.

“LAHP ini sebagai saran korektif untuk Pemda untuk segera menindak lanjuti permasalah tersebut. Kita meminta agar Pemda menindak lanjuti sebelum LAHP keluar,” tegasnya.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved