Kapolres Kaget Peredaran Narkoba di Sarolangun Sampai ke Pelosok Desa, Rencanakan Lakukan Hal Ini

Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Herianto yang baru beberapa minggu tugas di Sarolangun kaget marak peredaran narkoba.

Kapolres Kaget Peredaran Narkoba di Sarolangun Sampai ke Pelosok Desa, Rencanakan Lakukan Hal Ini
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Kapolres Sarolangun AKBP Deny Herianto melakukan jumpa pers penangkapan pelaku narkoba. 

Kapolres Kaget Peredaran Narkoba di Sarolangun Sampai ke Pelosok Desa, Rencanakan Lakukan Hal Ini

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Herianto yang baru beberapa minggu tugas di Sarolangun kaget marak peredaran narkoba.

"Saat saya masuk sini ternyata peredaran narkoba cukup marak, tidak hanya di perkotaan tapi sampai desa pelosok," kata Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Herianto.

Baru-baru ini, penangkapan peredaran narkoba kembali terjadi yaitu di tepian Taman Cik Minah, Sarolangun.

Kapolres dengan tegas akan membuat gagasan untuk menggerakkan semua desa yang ada di Sarolangun untuk menuntaskan peredaran narkoba.

Dengan cara membentuk kampung bersih narkoba, semua desa akan berlomba membentuk kampunya sebebas mungkin dari pengaruh narkoba.

PKB Masih Menimbang Arah Dukungan untuk Pilkada Batanghari

Rapat Paripurna Penetapan Ranperda APBD Provinsi Jambi Tahun 2020 Molor, 7 Anggota Dewan Bolos

VIDEO : Latar Belakang Pendidikan 7 Staf Khusus Milenial Jokowi

Katanya, upaya itu dilakuan dari kepala desa termasuk kapolsek, babinkamtibmas dan camat harus melakukannya.

"Setiap kecamatan terpilih desa yang akan dilombakan di kabupaten, mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan dengan baik," katanya.

Tujuan utama untuk meminimalkan peredaran narkoba di Sarolangun ini juga terlibat semua stakeholder.

Katanya, kriteria kampung bebas narkoba itu tentu ada aksi yang nyata, seperti sosialisai terhadap memerangi tentang hal narkoba.

Selain itu tingkat jumlah para pecandu di kampung tersebut apakah banyak yang sudah berubah. Berbagai kegiatan desa yang banyak mengerahkan anak muda juga menjadi penilaian, seperti karang taruan, remaja masjid dan lainnya.

Sementara itu, Kasat Binmas, Polres Sarolangun, Pujiarso menyampaikan hasil dari rapat bahwa upaya untuk mengantisipasi maraknya penyalahgunaan narkoba, pihak polres akan membentuk desa atau kampung bersih narkoba di setiap desa yang dimulai pada Desember 2019.

"Alokasi waktu satu bulan yaitu bulan Desember nanti diharapkan setiap kades sudah membentuk desa bersih narkoba," katanya.

Selanjutnya, bahwa pada bulan Januari tahun 2020 akan dimulai tahapan pelaksanaan implementasi dari pembentukan Desa bersih narkoba tersebut.

"Dan pada bulan februari akan di laksanakan lomba desa/ kampung bersih narkoba," katanya. (Cwa)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved