Asusila

HEBOH! Guru Berusia 72 Tahun Raba Organ Vital Bocah 7 Tahun Hingga 30 Video Panas Kakek Terungkap!

Seorang oknum guru tega meraba alat vital murid perempuan yang merupakan bocah 7 tahun.

HEBOH! Guru Berusia 72 Tahun Raba Organ Vital Bocah 7 Tahun Hingga 30 Video Panas Kakek Terungkap!
huffington post
Ilustrasi korban pencabulan 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang oknum guru tega meraba alat vital murid perempuan yang merupakan bocah 7 tahun.

Akhirnya aksi bejat terhadap bocah 7 tahun itu terbongkar, hingga oknum guru itu harus mendekam di penjara.

Kasus ini mengingatkan pada Kakek Alfa Romeo (61) pelaku pencabulan terhadap siswi SD yang menyimpan 30 video panas.

Bermodalkan Roti, Seorang Kakek di Bungo Tega Cabuli Cucu Angkatnya, Divonis Hakim 11 Tahun Penjara

Belum Dipakai, Oprit Jembatan Penghubung Kantor Bupati Tanjab Barat Senilai Rp 4 Milyar, Sudah Retak

Kronologi Pencabulan Bocah 7 Tahun

Pertama dilakukan di dapur saat korban membantu mencuci piring, kedua dilakukan di kamar. D melakukan semua itu setelah mengajari muridnya itu mengaji.

"Diduga karena meraba alat vital muridnya seorang siswi kelas 1 sekolah dasar, kakek D diamankan berdasarkan laporan LPB/535/POLRES PINRANG, tanggal 15 November 2019, yang diterima polisi," kata Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Dharma Negara, Jumat (21/11/2019).

Pelaku yang merupakan warga Kampung Tana Cicca Dua, Desa Salipolo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, itu diduga menggauli N (7), yang merupakan murid mengajinya sendiri.

"Saat ini penyidik masih terus menggali keterangan terduga pelaku, apakah sempat menyetubuhi korbannya atau tidak, sebab hasil visum et revertum belum dikeluarkan pihak rumah sakit," ungkap AKP Dharma Negara.

Polisi masih terus mengorek keterangan terduga pelaku, apakah ada korban lain atau tidak.

D mengaku meraba alat vital korban, yang saat itu diajak masuk ke dalam kamar usai mengaji.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved