Tak Punya Uang Buat Beli Handphone, Andi Nekat Tipu Sinta Buat Bayar Pembuatan SIM

Adi Alfandi harus duduk di kursi pesakitan untuk kedua kalinya. Sebelumnya dia pernah dihukum karena penganiayaan, kini dia terjerat kasus penipuan.

Tak Punya Uang Buat Beli Handphone, Andi Nekat Tipu Sinta Buat Bayar Pembuatan SIM
Tribunjambi/Jaka HB
Adi Alfandi harus duduk di kursi pesakitan untuk kedua kalinya. Sebelumnya dia pernah dihukum karena penganiayaan, kini dia terjerat kasus penipuan. 

Tak Punya Uang Buat Beli Handphone, Andi Nekat Tipu Sinta Buat Bayar Pembuatan SIM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Adi Alfandi harus duduk di kursi pesakitan untuk kedua kalinya. Jika sebelumnya dia pernah dihukum karena penganiayaan, kali ini dia terjerat kasus penipuan dan penggelapan handphone.

Sinta selaku korban bersaksi di Pengadikan Negeri Jambi, pada Kamis (21/11). Awalnya melalui facebook Adi mengirimkan pesan di inbox Sinta. Adi katanya kenal sama Sinta dan Sinta jngat pernah bertemu pasa 2014.

Meski pun foto dan identitas facebook Adi berbeda dengan yang sebenarnya, Sinta tak curiga. Dia bersama ibunya menemui Adi di jalan sriwijaya. Namun Adi menunda pembelian dan meminta perlengkapan handphone. Karena handphonenya terkunci oleh adik Sinta.

Besoknya Sinta bertemu Adi di sebuah rumah. "Aku charge dulu ya. Aku sering ditipu, jadi dicoba dulu," kata Adi pada Sinta.

Dinding Kelas Rusak hingga Terbelah, Siswa SDN 212 Kota Jambi Harus Belajar Gantian Ruang Kelas

Tiga Jabatan Eselon II yang Dilelang Pemprov Jambi Sepi Peminat, Kurang Strategis?

Dua Penyelundup 154 Ribu Benih Lobster di Jambi Divonis 7 Bulan

Sinta iyakan. Namun sekira 30 menit keluar seorang bapak dari rumah itu. "Pak ponakan bapak tadi masih lama ya ngecasnya," tanya Sinta.

"Saya nggak punya ponakan mbak," kata bapak. Ternyata Adi lari melalui jalan belakang rumah itu. 

Handphone tersebut sudah pindah sampai ke dua tangan. Adi mengaku tak bawa uang saat bertemu Sinta. Dia menjual barang itu 1,1 juta dan uangnya digunakan untuk membuat SIM dengan harga 1,5 juta.

Arfan Yani selaku ketua majelis hakim menunda sidang sampai Kamis berikutnya dengan agenda tunturan.(Jaka HB)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved