Dua Penyelundup 154 Ribu Benih Lobster di Jambi Divonis 7 Bulan

Dua terdakwa kasus penyelundupan benuh baby lobster divonis 7 bulan penjara, pada Kamis (21/11) di Pengadilan Negeri Jambi.

Dua Penyelundup 154 Ribu Benih Lobster di Jambi Divonis 7 Bulan
Tribunjambi/Jaka HB
Dua terdakwa kasus penyelundupan benuh baby lobster divonis 7 bulan penjara, pada Kamis (21/11) di Pengadilan Negeri Jambi. 

Dua Penyelundup 154 Ribu Benih Lobster di Jambi Divonis 7 Bulan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua terdakwa kasus penyelundupan benuh baby lobster divonis 7 bulan penjara, pada Kamis (21/11) di Pengadilan Negeri Jambi.

"Menjatuhkan hukuman penjara kepada masing-masing terdakwa dengan pidana penjara selama 7 bulan, dikurangi selama terdakwa dalam tahanan," kata ketua majekis hakim Pengadilan Negeri Jambi, Yandri Roni.

Keduanya terdakwa adalah Nanang Robiana dan rekannya Elfadiaz Mukti Wibowo.

Selain hukuman penjara, para terdakwa juga dijatuhi hukuman denda sebanyak Rp20 juta. "Menjatuhkan hukuman denda kepada terdakwa sebesar Rp20 juta, dengan ketentuan jika tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama 1 bulan. Dan membebankan kepada terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 5.000," lanjut hakim.

Atas hukuman tersebut, terdakwa menerima dan siap menjalani hukuman.

Satu Orang Meninggal, Dinas Kesehatan Imbau Agar Warga Jambi Waspada DBD

Habiskan Anggaran Miliaran, 2 Pelabuhan Pendaratan Ikan di Tanjabtim Mangkrak, Tak Jelas Milik Siapa

Hadapi Kabut Asap, Tahun Depan Bakal Ada Rumah dan Sekolah Aman Asap di Batanghari

Dari kasus ini, setidaknya terdapat keuangan negara sebesar Rp23 miliar yang berhasil diselamatkan. Terungkap di persidangan sebelumnya, para terdakwa hanya sebagai pembawa benih lobster, yang rencananya akan dikirim ke luar negeri.

Mereka ditangkap pada September 2019 lalu, saat membawa 154.774 ekor benih lobster dengan 2 unit mobil. Penangkapan dilakukan oleh kepolisian Polres Tanjung Jabung Timur yang sedang melaksanakan patroli.

Mereka ditangkap pada 26 September di kawasan Desa Lambur. Penangkapan ini dilakukan berdasarkan hasil patroli seputaran polsek Muara Sabak Timur Polres Ranjung Jabung Timur. Saat itu saksi Agus mendapat informasi dua unit mobil mencurigakan berjalan dari Muara Sabak ke Nipah Panjang. Lantas mobil itu kemudian diasang di kawasan Desa Lambur.

Setelah diperiksa ditemukan 20 kotak yang berisi total 154.774 ekor benih lobster. 153.400 ekor jenis pasir dan 1.374 ekor jenis mutiara.

Sebelumnya mereka dijerat pasal 88 Jo pasal 16 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan Jo UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang RI nomor 31 tahu 2004 tentang perikanan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(Jaka HB)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved