Sidang Kasus Ketok Palu RAPBD
Pengusaha Jambi Buka-bukaan di Sidang, Daftar Pejabat Jambi yang Kerap Pinjam Uang Terungkap
Di depan hakim, Asing blak-blakan menyebut nama pejabat Jambi yang kerap meminjam uang. Lantas apa imbalannya?
Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: Duanto AS
Nama Anggota DPRD Provinsi Jambi, Apif Firmansyah, kembali disebut-sebut dalam sidang kasus pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018, Selasa (19/11).
"Terdakwa Zainal Abidin menerima hadiah atau janji berupa uang sejumlah Rp380 juta, terdakwa Effendi Hatta, Rp 375 juta, dan terdakwa Muhammadiyah Rp200 juta," kata Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (19/11).
Kalimat itu terlontar saat sidang kasus suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi 2018, di Pengadilan Tipikor Jambi.
Dalam sidang itu hadir Muhammadiyah, Zainal Abidin dan Effendi Hatta yang menjadi terdakwa.
Saat sidang, Jaksa KPK mengatakan Apif Firmansyah bersama Zumi Zola telah memberikan uang suap kepada para anggota Dewan Provinsi Jambi.
Selain itu, Jaksa KPK memaparkan jumlah uang yang diterima terdakwa.
"Terdakwa Zainal Abidin menerima hadiah atau janji berupa uang sejumlah Rp380 juta, terdakwa Effendi Hatta, Rp 375 juta, dan terdakwa Muhammadiyah Rp200 juta," kata Jaksa, Selasa (19/11).
"Serta uang sejumlah Rp11.410.000.000, yang diterima oleh anggota DPRD Provinsi Jambi lainnya, atau setidak-tidaknya sekitar jumlah tersebut, dari Zumi Zola Zulkifli, selaku Gubernur Jambi periode tahun 2016 - 2021, bersama-sama dengan Apif Firmansyah," lanjut jaksa.
Menurut jaksa, diketahui atau patut diduga, bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya.
Diketahui, Apif Firmansyah merupakan mantan ajudan pribadi Zumi Zola, yang kini terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Jambi. (Jaka HB / Tribunjambi.com)
• MENGOBROL Saat Kapolri Sambutan, Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan Dimutasi
• Taktik Paspampres Mengakali Presiden Awalnya Berhasil, Namun Akhirnya Ketahuan Juga
• Penyamaran Mayjen Maruli Simanjuntak Tak Disadari Orang-orang, Presiden Jokowi Hanya Tertawa-tawa