Nadiem Makarim Masuk 100 Nama Time 100 Next 2019, Bersanding Dengan Camila Cabello Hingga Blackpink

Menteri Pendidikan yang juga pendiri Gojek Nadiem Makarim masuk dalam daftar Time 100 Next 2019 dari kategori 'Leaders'. Nadiem Makarim menjadi satu-s

Editor: rida
Kompas.com
Beberapa nama yang masuk dalam Time 100 Next 2019 dari kategori Leaders, salah satunya Nadiem Makarim.(Time 100 Next 2019) 

TRIBUNJAMBI.COM- Menteri Pendidikan yang juga pendiri Gojek Nadiem Makarim masuk dalam daftar Time 100 Next 2019 dari kategori 'Leaders'.

Nadiem Makarim menjadi satu-satunya tokoh asal Indonesia yang masuk dalam daftar bergengsi itu.

Dalam keterangan yang tercantum di laman resmi Time, nama Nadiem dideskripsikan sebagai sosok pengusaha yang baru saja terpilih menjadi menteri di kabinet pemerintahan Joko Widodo.

Sebelumnya, ia menjadi CEO Gojek, aplikasi layanan ojek daring yang juga menyediakan berbagai layanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Saat ini Nadiem menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf Amin.

Harimau Sumatera Mulai Mendekati Pemukiman Hingga Memangsa Kambing, Warga Pagaralam Mulai Cemas!

UPDATE Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Sempat Dilatih di Tanah Karo, Sudah 23 Orang Terduga Diamankan

TUMBUH Uban Diusia Muda? Jangan Anggap Remeh, Bisa Jadi Ciri Suatu Penyakit!

Wakil Direktur Pusat Studi Strategis dan Internasional Brian Harding menyebut Nadiem merupakan sosok pengusaha muda yang cerdas dalam susunan kabinet.

Dia akan banyak berperan memajukan generasi muda melalui sistem pendidikan untuk membawa Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-16 di dunia.

Dari kalangan 'Leaders' terdapat 21 tokoh termasuk Nadiem yang mengisi daftar 100 nama Time 100 Next 2019.

Tokoh lain datang dari berbagai klasifikasi berbeda, ada Artists, Advocates, Phenom, dan Inovators. Beberapa nama yang masuk dalam daftar itu di antaranya Camila Cabello dari kelompok artist, dan Blackpink dari kategori phenom.

Dalam menentukan daftar tokoh yang bisa masuk dalam Time 100 Next 2019, Time menggunakan cara yang lebih lentur.

Time tidak hanya terpaku pada sosok-sosok yang memimpin sebuah perusahaan besar, kepala pemerintahan, dan sebagainya.

SEDANG VIRAL - Kakek 70 Tahun Berikan Emas Kawin Rp 9 Miliar Demi Nikahi Gadis 20 Tahun!

Sisi Gelap Ariel Tatum Rencana Sewa Pembunuh Bayaran untuk Bunuh Diri, Masa Lalunya Terungkap

Terbaru, Total Pendaftaran CPNS 2019 Capai 2,7 Jutaan, Kemenkunham Paling Banyak, Capai Segini

Dengan adanya media sosial, nama-nama baru yang memiliki pengaruh besar meski tidak berafiliasi pada suatu perusahaan atau institusi tertentu juga masuk dalam daftar.

Misalnya, mereka yang memiliki fokus dan perhatian terhadap politik, budaya, kesehatan, perdamaian, dan lain-lain.

Oleh karena itu, banyak di antara tokoh-tokoh yang masuk masih tergolong dalam kelompok usia muda, meskipun mereka tidak menerapkan batasan usia tertentu dalam pencarian tokoh yang ada.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mendikbud Nadiem Makarim Masuk Daftar Time 100 Next 2019"

Penulis : Luthfia Ayu Azanella
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Media Internasional Komentari Pengangkatan Nadiem sebagai Mendikbud

Sosok Nadiem Makarim yang diangkat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh Presiden Jokowi, juga turut menyedot perhatian media-media asing yang melontarkan berbagai komentar.

Nadiem yang memiliki latar belakang pendiri startup yang kini telah menyandang status decacorn, tentunya menjadi sorotan media bisnis dan internasional.

Situs e27 yang biasa mengulas industri startup di Asia, misalnya, menurunkan berita penunjukan Nadiem Makarim sebagai Mendikbud, sekaligus memecahkan rekor sebagai Mendikbud termuda yang pernah menjabat, dengan umur 35 tahun.

Kajari Merangin Haryono SH MH : Semangat Melayani, Ubah Gedung Kejari Bak Hotel Berbintang

Tingkatkan SDM, Pemkot Jambi Lanjutkan MoU dan MOA dengan Universitas Jambi

Presiden Jokowi memang menarik beberapa tokoh muda di kabinet barunya.

Nadiem yang masih berusia 35 tahun itu juga menjadi menteri termuda di antara mereka semua.

Media Singapura, The Strait Times, menurunkan berita berjudul Pendiri GoJek Masih Memiliki Saham, Tapi Mundur dari Perusahaan untuk Bergabung dengan Kabinet Joko.

Artikel tersebut mengomentari diangkatnya Nadiem sebagai Mendikbud, sembari melepaskan jabatannya sebagai CEO GoJek, namun tetap mempertahankan saham yang di startup yang didirikannya pada 2010 lalu itu.

"Nadiem tetap memiliki sahamnya, tapi tak punya peranan sebagai penasihat ataupun eksekutif di perusahaan," tulis The Strait Times, mengutip keterangan juru bicara GoJek.

Ternyata Begini kronologi Ormas FBR dan Pemuda Pancasila Bentrok, Berawal dari Hiburan Malam

Hafyza, Gadis Kecil Asal Bungo Menderita Kanker Mata, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Nadiem sendiri diketahui memegang saham seri D, E, dan I.

Hal itu diketahui dari Data Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) per Oktober 2018.

Total saham yang dimiliki Nadiem adalah 58.416 lembar saham. Jumlah itu setara 4,81 persen dari modal ditempatkan GoJek, yakni sebanyak 1,21 juta saham.

Selebihnya dimiliki pemegang saham lain. Meski demikian, Deal Street Asia menyebut saham yang dimiliki Nadiem Makarim adalah yang terbesar di antara para pemegang saham lain.

Sementara itu media bisnis Nikkei Asian Review menyoroti kepergian Nadiem Makarim dari GoJek saat kompetisi dengan Grab semakin meningkat dalam artikel GoPolitics: Pendiri Gojek Bergabung dengan Kabinet Indonesia".

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Media Internasional Komentari Pengangkatan Nadiem sebagai Mendikbud"
Penulis : Reska K. Nistanto
Editor : Oik Yusuf

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved