Bus Koja Trans Tak Mampu Layani Jumlah Penumpang yang Membludak, Orderan Sering Ditolak

Nurlailis, dirinya memesan bus Koja trans dari Alam Barajo tujuan Kota Baru. Namun beberapa kali ditolak oleh aplikasi.

Bus Koja Trans Tak Mampu Layani Jumlah Penumpang yang Membludak, Orderan Sering Ditolak
Tribunjambi/Rohmayana
Pemkot Jambi Launching Koja Trans, Angkutan Umum Berbasis Aplikasi Online CB 

Bus Koja Trans Tak Mampu Layani Jumlah Penumpang yang Membludak, Orderan Sering Ditolak  

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Kehadiran bus Koja Trans di Kota Jambi disambut antusias warga. Hal ini terbukti dengan jumlah penumpang yang perharinya mencapai seribu penumpang.

Meskipun baru memiliki 28 armada dengan dua koridor, namun kehadiran bus Koja Trans diminati oleh warga Jambi. Hal ini karena fasilatas Koja Trans yang aman, murah dan nyaman.

Seperti dikatakan Ita warga Kota Baru, dirinya sudah beberapa kali naik Koja Trans. Katanya tarif Koja Trans yang murah membuat dirinya sebagai ibu rumah tangga nyaman untuk berpergian.

“Yang pastinya tidak akan ada copet, karena semuanya sudah terpantau CCTV,” sebutnya, Kamis (14/11).

BREAKING NEWS Dua ASN dan Honorer di Muarojambi Ditangkap Satresnarkoba

Nilai Investasi di Provinsi Jambi hingga Triwulan III Mencapai Rp 3,9 Triliun

Sekda M Dianto Mundur, Ini Kriteria Pejabat yang Bisa Menggantikanya

Namun saat ini beberapa penumpang masih mengeluhkan aplikasi bus capsule tersebut. Karena beberapa warga yang memesan Koja Trans melalui aplikasi bus capsule ditolak hingga beberapa kali.

Seperti yang dilakukan Nurlailis, dirinya memesan bus Koja trans dari Alam Barajo tujuan Kota Baru. Namun beberapa kali ditolak oleh aplikasi, sehingga dirinya mencoba naik mengikuti orang yang sudah memesan.

“Saya nggk tau kenapa ditolak, karena baru satu kali coba naik Koja Trans. Tapi pas ikut naik dengan penumpang lain Alhamdulillah bisa ,” katanya.

Menanggapi hal tersebut Lesjaw head of technology PT. Multi Inti Digital Transportasi mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena masih terbatasnya jumlah armada. Menurutnya hingga saat ini Koja Trans baru memiliki 28 armada, sementara setiap pemesanan pada jam pulang kerja hingga malam hari sangat banyak penggunanya.

“Mudah-mudahan nanti pada Desember 2019 kita sudah menambah armada lagi sebanyak 15 unit sehingga bisa mengakomodir jumlah pengguna bus Koja Trans,” ujarnya.

Dikatakannya bahwa saat ini pemesanan hanya dapat dilakukan melalui sistem online. Hanya saja jika ada warga yang memesan, lalu ada warga yang tidak memiliki aplikasi maka bisa mengikuti dari belakang asalkan memiliki kartu flazz untuk ikut naik Koja Trans.

“Karena melalui aplikasi itu kita tahu tujuan kita akan kemana,” sebutnya.

Mengingat masih banyak warga yang belum memiliki kartu flazz untuk di tap saat naik ke bus Koja Trans. Lesjaw mengatakan bahwa kartu Flazz bisa didapatkan di bank BCA, Indomaret, Alfamart, dan booth di depan Tugu Keris Siginjai.

“Untuk penjualan kartu flazz ini kita sudah mencapai 300 kartu perhari,” katanya. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved