Daftar Tunggu Hingga 70 Ribu, CJH Jambi Harus Menunggu 26 Tahun untuk Berangkat ke Mekkah

Daftar tunggu keberangkatan haji Provinsi Jambi saat ini menumpuk sebanyak 70.064 orang.

Daftar Tunggu Hingga 70 Ribu, CJH Jambi Harus Menunggu 26 Tahun untuk Berangkat ke Mekkah
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Masjidil Haram pada Selasa (16/7/2019) mulai dipadati jemaah haji dari berbagai negara. Pelaksanaan puncak haji 9 Dzulhijjah Wukuf di Arafah tahun ini jatuh pada 10 Agustus 2019. 

Daftar Tunggu Hingga 70 Ribu, CJH Jambi Harus Menunggu 26 Tahun untuk Berangkat ke Mekkah

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Bagi umat muslim yang berniat berangkat haji ke Tanah Suci, jika mendaftar tahun ini, maka kemungkinan harus menunggu sampai 26 tahun ke depan untuk berangkat. Sebab daftar tunggu keberangkatan haji Provinsi Jambi saat ini menumpuk sebanyak 70.064 orang.

Hal ini disampaikan oleh Kasi Sistem Informasi Haji Kemenag Provinsi Jambi Muhammada Bafadhol. Dia mengatakan, ini disebabkan oleh menumpuknya daftar tunggu keerangkatan haji hingga saat ini.

Menurutnya, Calon Jamaah Haji (CJH) yang mendaftar dari 2011 hingga 2019 ini, berjumlah 70.064 orang. Inilah yang akan diangsur untuk diberangkatkan sesuai dengan kuota yang akan ditetapkan setiap tahunnya.

“Daftar tunggu itu sebanyak 70.064 orang, dari tahun 2011,” katanya.

DPC APJI Resmi Dikukuhkan, Sekda Berharap Kuliner Tradisional Muarojambi Lebih Berkembang

Cetak Pengusaha Muda, Cek Endra Undang Dirut Bank Mandiri, City Bank dan Askrindo untuk Bicara

Terseret Korupsi Dana Desa, Pjs Kades Napal Sisik dan Rekannya Dilimpahkan ke Kejari Batanghari

Dia mengatakan, tahun 2019 ini, jamaah yang berangkat adalah jamaah yang mendaftar tahun 2011 lalu. Dan untuk dua sampai tiga tahun ke depan, lanjutnya, masih akan menghabiskan keberangkatan jamaah yang mendaftar tahun 2011 itu.

“Mungkin ini juga dipengaruhi oleh tingginya harga sawit dan karet tahun 2011 dan 2012, makanya banyak yang mendaftar tahun itu,” katanya.

Setelah CJH tahun 2011 habis diberangkatkan, maka dilanjutkan dengan CJH yang mendaftar tahun 2012. Beberapa tahun terakhir ini, disebutkan Bafadol, rata-rata pendaftar sebanyak 6.000 lebih setiap tahunnya.

Dan bagi yang mendaftar, lanjutnya, harus membayarkan uang muka keberangkatan sebesar Rp 25 juta per CJH. Kemudian, pelunasan dilakukan saat CJH ini akan diberangkatkan. Sisanya, sesuai dengan Biaya Perjalana Ibadah Haji (BPIH) yang ditetapkan oleh pemerintah setiap tahunnya.

“Bayarnya Rp 25 juta dulu saat mendaftar. Sisanya nanti saat pelunasan sesuai dengan jadwal mereka berangkat di tahun berapa. Jumlahnya tergantung dengan BPIH yang ditetapkan, kemudian dikurangi dengan nilai manfaat. Kan beda-beda kalau nilai manfaat,” tandasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved