Senin, 4 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Bermula Cekcok Sengketa Lahan, Paman Penggal Keponakan Hingga Kepalanya Putus!

Peristiwa cekcok berujung maut terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terungkap, di mana motifnya merupakan adanya seng

Tayang:
Editor: Heri Prihartono
pixabay.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa cekcok melibatkan paman dan keponakan hingga berujung maut satu diantaranya.

Peristiwa cekcok berujung maut terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Senin (11/11/2019), terungkap, di mana motifnya merupakan adanya sengketa lahan. 

Pembunuhan sadis dilakukan Paman terhadap Ponakan terjadi disebuah kebun di Dusun Pangangpusang, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu.

Duel Maut Haji Saju vs Daeng Sampara, Kepala Lepas saat Leher Ditebas Parang

Korban Tewas bernama Daeng Sampara Bin Dading (40).

Dilansir dari Tribun-Timur.com, sang keponakan tewas ditebas kepalanya hingga putus oleh pamannya sendiri.

Pembunuhan terjadi sekitar pukul 08.00 wita. 

INDONESIAN IDOL Tadi Malam - 5 Kontestan yang Dapat Vote Tertinggi Hingga Standing Applause Juri!

Motif 

Kepala Desa Taring Abdul Azis Gassing menuturkan, pelaku dan korban sudah lama memiliki sengketa lahan.

Lahan itu adalah tanah garapan yang sudah dikuasai pelaku sejak 16 tahun terakhir.

Dalam dua tahun terakhir, tanah itu rupanya bersengketa yang melibatkan paman dan ponakan itu.

Namun belum ada kesepakatan ataupun solusi dari masalah lahan itu.

Aziz mengaku sudah beberapa kali mencoba memediasi keduanya.

Kopasssus Terjebak Pelurumu ada berapa? Alasan Hendropriyono Dulu Benci Sintong Panjaitan

Rumah rumah duka, Daeng Sampara Bin Dading yang menjadi korban pembunuhan sadis di Biringbulu Kabupaten Gowa
Rumah rumah duka, Daeng Sampara Bin Dading yang menjadi korban pembunuhan sadis di Biringbulu Kabupaten Gowa (TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI)

Mediasi terakhir dilakukannya pada dua pekan lalu.

"Ini kasus lama, sudah hampir 16 tahun. Beberapa kali saya panggil tapi tidak ada kejelasan. Jadi saya bilang kosongkan dulu lahan," katanya.

Aziz menuturkan, kasus ini juga sempat dibawa ke ranah hukum untuk mencari solusi atas sengseka lahan itu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved