Berita Nasional

Pria Ini Mengaku Sebagai Rasul, Bahkan Jual 'Kartu Surga' dengan Iuran Rp10 Ribu Sampai Rp50 Ribu

Pria Ini Mengaku Sebagai Rasul, Bahkan Jual 'Kartu Surga' dengan Iuran Rp10 Ribu Sampai Rp50 Ribu

Pria Ini Mengaku Sebagai Rasul, Bahkan Jual 'Kartu Surga' dengan Iuran Rp10 Ribu Sampai Rp50 Ribu
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Tersangka Puang Lalang, pemimpin aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ( Sulsel ) saat dihadirkan pada rilis kasus penistaan agama, di Mapolres Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulsel, Senin (4/11/2019) 

Pria Ini Mengaku Sebagai Rasul, Bahkan Jual 'Kartu Surga' dengan Iuran Rp10 Ribu Sampai Rp50 Ribu

TRIBUNJAMBI.COM, GOWA - Entah mencari sensasi atau keuntungan dari membuat sebuah aliran agama baru bernama Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf.

Seorang pria bernama Puang Lalang, ditangkap anggota Polres Gowa, Sulawesi Selatan, karena menyebarkan aliran sesat.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, Puang Lalang memberikan kartu surga kepada pengikutnya sebagai tanda keanggotaan.

Pengikut aliran yang dinamakan Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf pimpinan Puang Lalang ini diwajibkan membayar uang tunai sebesar Rp 10.000 hingga Rp 50.000 untuk mendapatkan kartu surga.

"Modus pelaku menyebarkan aliran sesat dan menyesatkan dengan cara melakukan baiat, mendoktrin pengikutnya lalu menjanjikan keselamatan dunia dan akhirat," kata Shinto di Mapolres Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Senin (4/11/2019).

Polisi mengidentifikasi adanya motif mendapatkan keuntungan yang dilakukan Puang Lalang dalam menyebarkan aliran tersebut.

Pengikut ajaran ini juga diwajibkan membayar zakat badan berdasarkan berat badan.

Dalam hitungan Puang Lalang, 1 kg berat badan senilai Rp 5.000.

Ada juga zakat maal atau harta senilai 2,5 persen dari penghasilan pengikut.

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved