KECELAKAAN Maut Truk Tonton VS Sepeda Motor, Ibu dan Bayi Tewas di Tempat
Sebuah truk tronton dari arah Medan menuju Banda Aceh, menabrak sebuah sepeda motor yang dikendarai seorang wanita yang sedang membawa bayinya, Sabtu
Peristiwa tabrakan maut terjadi Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) KM 20-21 Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Minggu (27/10/2019) sekitar pukul 08.15 WIB.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan Ajun Komisaris Polisi M Kasyfi Mahardika mengatakan, kecelakaan melibatkan kendaraan truk colt diesel Mitsubishi dengan Yamaha Nmax dan Honda Beat.
Kronologis kecelakaan, kata dia, bermula saat kendaaran truk yang dikendarai Fiki Ariyanto, warga Melinting Lampung Timur, melaju dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung.
Truk melaju dalam kecepatan tinggi.
Truk berjalan di jalur sebelah kanan.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi truk tidak dapat menguasai kendaraannya.
Truk lalu menabrak pengendara Yamaha NMax.
“Setelah menabrak pengendara motor Yamaha NMax yang melaju di depannya, truk terguling dan menabrak pengendara sepeda motor Honda Beat yang melaju dari arah berlawanan,” kata mantan Kasatlantas Polres Kota Metro.
• PAKAR Hukum Tata Negara Refly Harun Prediksi Kabinet Indonesia Maju akan Direshuffle, Ini Alasannya
5. 3 orang tewas di lokasi kejadian
Sebanyak 4 korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Sedangkan, korban yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan, satu korban meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit."
"Untuk korban yang luka sudah kita evakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” terang M Kasyfi Mahardika.
Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Soekarno Hatta, jalur tanjakan Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Rabu 25 September 2019.
Kecelakaan melibatkan truk fuso dengan 4 sepeda motor.
6. Korban dari Kalianda
Pantauan reporter Tribunlampung.co.id di RSUAM, keluarga korban mulai berdatangan.
Suara tangis pun pecah.
Para keluarga tak kuasa menahan kesedihannya.
Mereka menangis meraung-raung.
Kakak kandung Satinah yang ditemui di RSUAM, Sanati (36) mengungkapkan, sebelum kecelakaan, adiknya itu menginap di rumahnya di Kalianda.
"Dia mau pulang ke Bandar Lampung. Mereka menginap di Kalianda sejak Senin untuk mengambil motor," tuturnya yang terlihat sangat syok.
Ia mengaku sangat kaget saat mendapat kabar sang adik bersama suami dan anak-anaknya mengalami kecelakaan.
Ia pun langsung ke RSUAM. Untuk kedua anak Satinah, katanya, masih dirawat.
"Nanti tinggal sama neneknya," kata dia.
7. Dimakamkan terpisah
Keluarga Satinah lainnya, Masrun mengatakan, Satinah dan suami akan dimakamkan di tempat terpisah.
Sarja akan dimakamkan di kampung halamannya di Lampung Selatan.
Sementara, sang istri, dimakamkan di Keteguhan, Telukbetung.
Bibi Sarja, Misnawati yang juga berada di RSUAM mengungkapkan, Sarja saat ini sedang membangun rumah.
Ia bekerja sebagai buruh panglong kayu jati.
Meski buruh, Sarja memiliki tekad dan keinginan kuat membangun rumah dengan hasil keringatnya sendiri.
"Dia orangnya baik sama keluarga sering main ke Lampung Selatan, walapun rumahnya di Kota Karang (Keteguhan). Sekarang ini, dia lagi bangun rumah, tapi belum jadi," imbuhnya.
Terungkap, fakta peristiwa kecelakaan maut di tanjakan Tarahan antara truk vs NMax yang mengakibatkan sekeluarga tewas ditabrak truk. Sebelum tabrakan maut terjadi, keluarga itu diketahui sedang selfie di trotoar tanjakan Tarahan, Lampung Selatan. (tribunlampung.co.id/dedi sutomo/hanif mustafa)