KECELAKAAN Maut Truk Tonton VS Sepeda Motor, Ibu dan Bayi Tewas di Tempat
Sebuah truk tronton dari arah Medan menuju Banda Aceh, menabrak sebuah sepeda motor yang dikendarai seorang wanita yang sedang membawa bayinya, Sabtu
TRIBUNJAMBI.COM- Sebuah truk tronton dari arah Medan menuju Banda Aceh, menabrak sebuah sepeda motor yang dikendarai seorang wanita yang sedang membawa bayinya, Sabtu (2/11/2019).
Kecelakaan itu menyebabkan ibu dan bayinya tewas.
Kedua korban yaitu Ainul Mardhiah (38) dan bayinya, Safira (4), warga Desa Keude, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur.
Kasat Lantas Polres Aceh Timur AKP Aditia Kusuma menjelaskan, awalnya truk tronton yang mengangkut barang dagangan itu melaju kencang dari arah Medan menuju Banda Aceh.
Truk yang disopiri YS, (30) asal Desa Leubo Cot, Bireun, ingin mendahului sepeda motor yang dikendarai Ainun.
"Sopir truk mau mendahului, jaraknya terlalu dekat jadi tersenggol stang sepeda motor korban. Akibatnya mereka terlempar ke bagian belakang roda truk," kata Aditia, melalui keterangan tertulis, Sabtu.
• Siapa Sebenarnya Iwan Bule? Pernah Perintah Tembak di Tempat Begal, Tampar Bawahan karena Botol
• LUHUT Terima Konsekuensi jadi Golden Boy Benny Moerdani, Tak jadi Danjen Kopassus, Kasdam & Pangdam
• Iwan Bule Terpilih Ketua Umum PSSI 2019! Kronologi Insiden 6 Caketum Ngaku Diusir, Tinggalkan KLB
Akibatnya, sepeda motor terjatuh dan kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sedangkan truk dengan nomor polisi BL 8888 ZT langsung dihentikan warga.
Warga turut membantu membersihkan lokasi badan jalan dari pecahan sepeda motor milik korban.
“Sekarang truknya kita bawa ke polres. Penyidikan masih berlangsung dan korban telah kita serahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” ujar Aditia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditabrak Truk Tronton, Ibu dan Bayinya Tewas"
Penulis : Kontributor Lhokseumawe, Masriadi
Editor : David Oliver Purba
Kecelakaan Maut Libatkan Truk dan Satu Keluarga Tewas, Berikut Fakta-fakta hingga Kronologi Kejadian
TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa kecelakaan maut di tanjakan Tarahan, Lampung Selatan, mengakibatkan sekeluarga tewas.
Insiden tabrakan maut truk vs NMax itu terjadi pada Minggu (27/10/2019).
Sejumlah fakta kecelakaan maut di tanjakan Tarahan pun terungkap.
Termasuk di antaranya, adanya peringatan dari warga setempat sebelum kecelakaan terjadi.
Berikut, fakta kecelakaan maut di tanjakan Tarahan yang mengakibatkan sekeluarga tewas.
• Begini Kronologi 6 Calon Ketum PSSI Diusir hingga Orang Ini Jadi Ketua Umum PSSI yang Baru
• PROFILE Iwan Bule Ketua Umum PSSI periode 2019-2023, Tangani Kasus Pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen
• NIKITA Mirzani Bandingkan Betsalel Kekasih Bulenya dengan Berondong Jakarta: Ini kan Asli Impor

1. Sedang selfie
Peristiwa kecelakaan maut truk vs NMax itu terjadi pada Minggu (27/10/2019).
Kecelakaan truk dengan 2 motor di Jalinsum, Tarahan, Lampung Selatan, Minggu 27 Oktober 2019 (Tribun Lampung/Ikhsan Dwi Nur Satrio)
Diketahui kemudian, sekeluarga itu tewas saat sedang selfie di trotoar jalan.
• Lagi, Kepemimpinan Wali Kota Jambi Syarif Fasha Tuai Apresiasi
2. Diingatkan warga
Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, warga setempat ternyata sempat memberikan peringatan kepada keluarga tersebut.
Warga setempat, Asmawan (50) mengungkapkan, sebelum peristiwa kecelakaan maut truk vs NMax itu terjadi, ia sempat mengingatkan keluarga tersebut.
Sebab, korban yang mengendarai Yamaha NMax bernopol BE 2576 ABL, berhenti di pinggir jalan.
"Ada empat orang, anak kecil dua, satu orang pria dewasa dan satu wanita dewasa," terang Asmawan, Minggu 27 Oktober 2019.
"Mereka itu lagi selfie-selfie di trotoar, memang kan belakangnya langsung pantai," imbuhnya.
Kecelakaan truk dengan 2 motor di Jalan Lintas Sumatera, Tarahan, Lampung Selatan, Minggu (27/10/2019) (Tribun Lampung/Ikhsan Dwi Nur Satrio)
Asmawan mengatakan, ia telah mengingatkan mereka untuk tidak berhenti di lokasi tersebut.
Lantaran, hal itu membahayakan.
"Sudah saya bilang, jangan selfie sini, bahaya, dan kemudian saya pulang," tuturnya.
Baru beberapa menit sampai rumah, Asmawan mengaku mendapat kabar bahwa ada kecelakaan di turunan Tarahan.
Kecelakaan truk vs 2 motor di Jalan Lintas Sumatera, Tarahan, Lampung Selatan, Minggu (27/10/2019). (Tribun Lampung/Ikhsan Dwi Nur Satrio)
"Saya balik ke lokasi. Saya lihat mobil sudah roboh, yang saya ingetin tadi ditabrak, semua meninggal," bebernya.
Kata Asmawan, kernet mobil truk warna kuning bermuatan bahan makanan itu mengalami luka berat.
"Sopirnya luka-luka, nah dari depan mobil ini nabrak sepeda motor Honda Beat, tapi selamat orangnya," tandasnya.
• SAH, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule Terpilih sebagai Ketua Umum PSSI 2019-2023
• TERTANGKAP Kasus Narkoba, Raffi Ahmad Beruntung Dapat Papa Angkat Seorang Perwira Polisi
3. Identitas korban
Sebanyak empat orang meninggal dunia dalam kecelakaan di turunan Tarahan, Lampung Selatan.
Berikut, identitas korban meninggal.
1. Jufrebri Mars (36), warga Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.
2. Satinah (35), warga Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.
3. Dini Pratiwi (4) warga Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.
4. Dino Framdan (8) warga Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.
Kondisi motor yang tertabrak truk di turunan Tarahan, Lampung Selatan, Minggu (27/10/2019). (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)
Sementara, berikut identitas korban luka.
1. Fiki Ariyanto (22), warga Desa Sidomakmur, Kecamatan Melinting, Lampung Timur.
2. Aldi (18), warga Desa Putuk Sari, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.
4. Kronologi kecelakaan
Peristiwa tabrakan maut terjadi Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) KM 20-21 Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Minggu (27/10/2019) sekitar pukul 08.15 WIB.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan Ajun Komisaris Polisi M Kasyfi Mahardika mengatakan, kecelakaan melibatkan kendaraan truk colt diesel Mitsubishi dengan Yamaha Nmax dan Honda Beat.
Kronologis kecelakaan, kata dia, bermula saat kendaaran truk yang dikendarai Fiki Ariyanto, warga Melinting Lampung Timur, melaju dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung.
Truk melaju dalam kecepatan tinggi.
Truk berjalan di jalur sebelah kanan.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi truk tidak dapat menguasai kendaraannya.
Truk lalu menabrak pengendara Yamaha NMax.
“Setelah menabrak pengendara motor Yamaha NMax yang melaju di depannya, truk terguling dan menabrak pengendara sepeda motor Honda Beat yang melaju dari arah berlawanan,” kata mantan Kasatlantas Polres Kota Metro.
• PAKAR Hukum Tata Negara Refly Harun Prediksi Kabinet Indonesia Maju akan Direshuffle, Ini Alasannya
5. 3 orang tewas di lokasi kejadian
Sebanyak 4 korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Sedangkan, korban yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan, satu korban meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit."
"Untuk korban yang luka sudah kita evakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” terang M Kasyfi Mahardika.
Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Soekarno Hatta, jalur tanjakan Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Rabu 25 September 2019.
Kecelakaan melibatkan truk fuso dengan 4 sepeda motor.
6. Korban dari Kalianda
Pantauan reporter Tribunlampung.co.id di RSUAM, keluarga korban mulai berdatangan.
Suara tangis pun pecah.
Para keluarga tak kuasa menahan kesedihannya.
Mereka menangis meraung-raung.
Kakak kandung Satinah yang ditemui di RSUAM, Sanati (36) mengungkapkan, sebelum kecelakaan, adiknya itu menginap di rumahnya di Kalianda.
"Dia mau pulang ke Bandar Lampung. Mereka menginap di Kalianda sejak Senin untuk mengambil motor," tuturnya yang terlihat sangat syok.
Ia mengaku sangat kaget saat mendapat kabar sang adik bersama suami dan anak-anaknya mengalami kecelakaan.
Ia pun langsung ke RSUAM. Untuk kedua anak Satinah, katanya, masih dirawat.
"Nanti tinggal sama neneknya," kata dia.
7. Dimakamkan terpisah
Keluarga Satinah lainnya, Masrun mengatakan, Satinah dan suami akan dimakamkan di tempat terpisah.
Sarja akan dimakamkan di kampung halamannya di Lampung Selatan.
Sementara, sang istri, dimakamkan di Keteguhan, Telukbetung.
Bibi Sarja, Misnawati yang juga berada di RSUAM mengungkapkan, Sarja saat ini sedang membangun rumah.
Ia bekerja sebagai buruh panglong kayu jati.
Meski buruh, Sarja memiliki tekad dan keinginan kuat membangun rumah dengan hasil keringatnya sendiri.
"Dia orangnya baik sama keluarga sering main ke Lampung Selatan, walapun rumahnya di Kota Karang (Keteguhan). Sekarang ini, dia lagi bangun rumah, tapi belum jadi," imbuhnya.
Terungkap, fakta peristiwa kecelakaan maut di tanjakan Tarahan antara truk vs NMax yang mengakibatkan sekeluarga tewas ditabrak truk. Sebelum tabrakan maut terjadi, keluarga itu diketahui sedang selfie di trotoar tanjakan Tarahan, Lampung Selatan. (tribunlampung.co.id/dedi sutomo/hanif mustafa)