MAYAT Ayah Kandung Dicor di Septic Tank, Udin Tidak Menyesal: Kok Selingkuhan Ayah Dikasih Motor

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa pembunuhan sadis yang dilakukan anak kandung kepada ayahnya kembali terjadi di Kabupaten Tegal.

Editor: ridwan
TRIBUN JATENG/Akhtur Gumilang
Udin, warga Tegal pembunuh ayahnya karena pacaran dengan tetangga. Udin bunuh ayahnya menggunakan kapak besar 

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa pembunuhan sadis yang dilakukan anak kandung kepada ayahnya kembali terjadi di Kabupaten Tegal.

Kejadian naas tersebut terjadi di Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal.

Korbannya merupakan ayah kandung dari pelaku yang diketahui bernama Rahadi (58).

Baca Juga: Bak Kesetanan di Tengah Malam, Suherman Tega Bunuh Ayahnya Pakai Linggis Cuma Karena Mendengarnya Mendengkur Saat Tidur

Kabar Abraham Kevin Jebolan Indonesian Idol Kini, Ungkap Gangguan Psikosomatis

 

Melansir dari Tribun Jateng, peristiwa mengerikan itu terjadi pada Selasa (19/10/2019) dan dilakukan oleh Wahudin (28).

Usut punya usut, pelaku ternyata pernah mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Mitra Siaga, Kabupaten Tegal.

Wahudin atau akrab disapa Udin pernah dirawat beberapa kali di rumah sakit itu pada tahun 2016, 2017, dan yang terakhir pada Mei 2019 lalu.

Baca Juga: Kesurupan Saat Hendak Bunuh Ayah Anak di Sukabumi, 2 Orang Eksekutor Urungkan Niatnya Meski Sudah Dibayar Rp 500 Juta oleh Istri Muda

PENGAKUAN PSK Online Usia 19 Tahun, Usai Beri Layanan Spesial Pelanggan, Setor ke Mami Rp 100 Ribu

 

Namun menurut penuturan warga setempat, pelaku dalam keseharian tak pernah berbuat aneh-aneh dan bertindak normal layaknya orang pada umumnya.

Udin merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, dan tinggal di kediaman ayah dan ibunya.

Usai menghabisi nyawa ayahnya, pelaku mengaku tak menyesal sama sekali karena memang sudah direncanakannya dari awal.

Baca Juga: Tidurnya Terganggu Lantaran Diminta untuk Salat Ashar, Wanita 30 Tahun Tega Bunuh Ayah Kandungnya

Download Lagu MP3 DJ Remix Full Bass 10 Jam Nonstop, Video Entah Apa yang Merasukimu DJ Nofin Asia

 

"Niatnya mau melukai dan membunuh. Bapak ku pacaran lagi soalnya," ujar Udin

Tak tanggung-tanggung, Udin bahkan tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri menggunakan prengkul atau biasa dikenal dengan kampak.

Usut punya usut, Udin merasa kesal karena mengetahui sang ayah berselingkuh dengan tetangganya.

Baca Juga: Dilarang Pakai Celana Jin, Ibu dan 4 Anak Bersekongkol Membunuh Ayahnya

MISTERI Anggaran DKI Jakarta, Dinas Pendidikan Bantah Ajukan Biaya Penyediaan Aibon Rp 82 Miliar

 

Udin juga menuturkan jika sang ayah sampai membelikan wanita itu satu unit sepeda motor.

"Sudah banyak buktinya. Selingkuhannya pernah dikasih motor oleh bapak saya. Namanya Nana," sebut Udin dikutip dari Tribun Jateng.

Hal itulah yang diduga kuat memicu Udin untuk tega menghabis nyawa ayah kandungnya sendiri.

Baca Juga: Motif Pembunuhan PNS di Palembang yang Jenazahnya Dicor Akhirnya Terungkap, Pelaku Sampai Rela Bayar Mahal Penggali Kubur

Siang Bolong 5 Wanita Muda & 3 Lelaki Main Sekamar Digerebek, Terungkap Pelanggan Sampai Pejabat

 

Kasus pembunuhan itu pertama kali diketahui oleh Sariah (50), ibunda dari pelaku yang saat curiga karena melihat banyak cipratan darah dan serbuk bubuk kopi di rumahnya.

Sariah kemudian menanyakan hal tersebut ke pelaku yang awalnya berbohong dan tidak mengaku.

Setelahnya, Sariah menemukan suaminya ada di dalam septic-tank, ia pun terkejut bukan kepalang dan menangis sejadi-jadinya.

Baca Juga: Ratapan Ibu Anak Kembar Asal Kupang yang Jadi Korban Pembunuhan, Menangis Saat Tanyakan Buah Hatinya yang Sudah Tiada: Angkri di Mana?

 

3 Zodiak Ini Bakal Alami Hari Buruk di Bulan November 2019

 

Wahudin tega membacok ayahnya dengan kampak berukuran besar di beberapa bagian tubuh korban.

Kasatreskrim Polres Tegal, AKP Gunawan Wibisono membeberkan cara pelaku menutupi jejak kejahatannya.

"Bapaknya yang terbungkus karpet itu disemen atau dicor di dalam septic tank dengan diameter sekitar 1 Meter."

Polisi menginterogasi pelaku pembunuhan ayah kandung dalam ruang tahanan Mapolsek
Tribun Jateng/Akhtur Gumilang
 
Polisi menginterogasi pelaku pembunuhan ayah kandung dalam ruang tahanan Mapolsek

Baca Juga: Kronologi Pembunuhan yang Dilakukan Siska Sarangheo terhadap Ipung Salon: Sebelum Membunuh, Kami Mabuk Dulu

BEGINI Aksi Heroik Suami Selamatkan Istri Yang Nyaris Dimangsa Ular Piton Raksasa Sepanjang 6 Meter

 

"Usai selesai mengecor, dia menaburkan banyak kopi di dalam rumah untuk menghilangkan aroma bau darah."

"Namun, saat kami ke TKP, masih banyak bercak darah di dinding-dinding rumah," jelas Gunawan.

Melansir dari Tribun Bogor, usai kejadian pelaku tiba-tiba menyerahkan diri ke warga setempat.

Baca Juga: Gagal Bunuh Ayah Kandungnya Sendiri, Siswa SMP di Kupang Nekat Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

UMP 2020 34 Provinsi Lengkap, Alami Kenaikan 8,51 Persen, Segini Rinciannya Tiap Daerah Jadi Segini

 

"Takut dihukum lama. Akhirnya, saya serahkan diri. Ya saya emang sudah kesal lama dengan bapak saya," jawab Udin.

Pihak kepolisian juga masih melakukan pemeriksaan intesif kepada pelaku.

Bukan Dijilat, Ini Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Pakai Gula Merah Bisa Lho!

Sementara itu, akibat perbuatannya, Udin terancam pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman seumur hidup.

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved