Kisah Militer RI

Dengan Ligatnya Danjen Kopassus Ini Telan Telur Ular Sanca, Kolonel Moeng Bikin Prajurit Bergidik

Dengan Ligatnya Danjen Kopassus Ini Telan Telur Ular Sanca, Kolonel Moeng Bikin Prajurit Bergidik

Dengan Ligatnya Danjen Kopassus Ini Telan Telur Ular Sanca, Kolonel Moeng Bikin Prajurit Bergidik
Komandan RPKAD, Moeng Pahardimulyo 

Dilansir dari TribunJambi (grup TribunJatim.com), Kolonel Moeng sedang melakukan inspeksi di pusat pendidikan pasukan elite TNI AD.

Tour de Singkarak Lewati Kerinci dan Sungai Penuh, Koperasi di Kerinci Diminta Ikut Andil

Saat itu, para siswa komando menangkap seekor ular sanca yang sedang bertelur.

Apa yang disaksikan Sintong Panjaitan itu dituliskan dalam sebuah buku berjudul Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando, Hendro Subroto, Penerbit Buku Kompas, 2009.

Saat itu, Komando Pasukan Khusus masih bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD).

RPKAD pernah memiliki komandan yang terkenal keras dan disiplin.

Alternatif Pencalonan Calon Kepala Daerah di Pemilukada Serentak 2020, Daftar Ke KPU

Sang komandan itu juga dikenal gemar menerapkan hidup sederhana.

Namanya Kolonel Moeng Parahadimulyo.

Sosok Kolonel Moeng Parahadimulyo terkenal di pasukan elite TNI sejak 1960-an.

Dia memiliki prinsip yang sangat keras.

Setiap prajurit Kopassus, walau hanya bersenjata sebilah pisau komando, harus bisa memenangkan pertempuran.

Hasil France Open 2019, Praveen/Melati Juara Ganda Campuran Tumbangkan Wakil China Lewat Rubber Game

Kolonel Moeng juga berpesan supaya pasukan khusus bisa survive ketika berada di hutan selama berhari-hari hanya berbekal pisau komando.

Dalam soal survival, Kolonel Moeng memang bukan hanya bisa memberikan perintah.

Dia langsung memberikan contoh nyata.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved