Kamis, 4 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Puasa Daud

Penjelasan Ustaz Abdul Somad Terkait Niat dan Tata Cara Mengerjakan Puasa Daud Serta Keutamaannya!

Puasa Daud juga merupakan merupakan puasa yang paling utama dibanding dengan Puasa Sunnah lainnya

Tayang:
Editor: Heri Prihartono
(TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Anggota tim Rukyatul Hilal memantau hilal penetapan jadwal puasa 2018 di Masjid Al Musari'in, Basmol, Jakarta, Selasa (15/5/2018). Kementerian Agama menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk penetapan 1 Ramadan 1439 H di 95 titik pemantauan yang tersebar di 32 provinsi guna menetukan rukyatul hilal dan data hisab posisi hilal untuk dimusyawarahkan dalam sidang isbat. 

TRIBUNJAMBI.COM - Bagi umat muslim Puasa Daud merupakan Puasa Sunnah yang dianjurkan dikerjakan.

Puasa Daud juga merupakan  merupakan puasa yang paling utama dibanding dengan Puasa Sunnah lainnya.

Rasulullah SAW menyampaikan, Puasa Daud merupakan puasa yang paling disukai Allah SWT. 

Siap-siap! CPNS 2019 Dibuka, Tips BKN Dalam Mengerjakan Soal TWK, TKP dan TIU

Cara Puasa daud adalah dengan sehari puasa, kemudian hari berikutnya tidak puasa, dan begitu seterusnya.

Menurut Ustadz Abdul Somad, jika ingin melaksanakan Puasa Daud, tidak dicampur dengan Puasa Senin Kamis.

Pun demikian pula jika ingin Puasa Senin Kamis, tak perlu melakukan Puasa Daud.

Tiga Kapolres di Jambi Dimutasi, Ini Pejabat Penggantinya

"Kalau dicampurnya Puasa Senin Kamis dan Puasa Daud, kacau balau jadi hitungannya," kata Ustadz Abdul Somad. 

Tapi kalau mau dilaksanakan juga, tidak apa-apa.

Berikut bacaan Niat Puasa Daud:

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

NAWAITU SHAUMA DAAWUDA SUNNATAL LILLAHI TA’ALA

Artinya : "Saya niat puasa Daud, sunah karena Allah Ta'ala"

BANGUN Tempat Parkir Refresentatif, Pemerintah Kota Jambi Ajukan Pinjaman ke Kemenkeu Rp 400 Miliar

Dilansir dari Muslim.or.id, Puasa Daud adalah puasa yang paling disukai oleh Allah.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan padanya,

أَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – وَأَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ ، وَكَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ ، وَيَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

“Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya.” (HR. Bukhari no. 1131).

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved