Berita Batanghari

4 Tersangka Korupsi Diungkap Kejari Batanghari Sepanjang 2019, Berikut Kasus dan Tersangkanya

4 Tersangka Korupsi Diungkap Kejari Batanghari Sepanjang 2019, Berikut Kasus dan Tersangkanya

4 Tersangka Korupsi Diungkap Kejari Batanghari Sepanjang 2019, Berikut Kasus dan Tersangkanya
Humas Kejati Jambi
Hari Bhakti Adhyaksa ke 59, Kejari Batanghari Gelar Lomba Membuat SOP 

4 Tersangka Korupsi Diungkap Kejari Batanghari Sepanjang 2019, Berikut Kasus dan Tersangkanya

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sepanjang 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Batanghari berhasil menjaring empat orang tersangka dari dua kasus korupsi di Kabupaten Batanghari.

Empat tersangka tersebut yakni Yusyafridanus, Hardiana dan Junaedi yang merupakan karyawan PT Wira Karya Sakti (WKS). Lalu Musdar alias Wak Boy yang merupakan karyawan PDAM Tirta Batanghari.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Batanghari, M Ichsan mengonfirmasi hal ini. Ia menyebutkan, tiga tersangka dari PT WKS tersebut terbukti ikut terlibat korupsi fee bagi hasil Desa Rantau Kapas Tuo, Kabupaten Batanghari pada Februari 2019 lalu.

Dilanda Kemarau Panjang, Ribuan Hektar Tanaman Padi di Jambi Gagal Panen, Batanghari Paling Parah

Lelang Barang Bukti, Kejari Batanghari Dapat Uang Rp162 Juta untuk Kas Negara, akan Buka Lelang Lagi

Daftar Kenaikan UMP 2020 di 34 Provinsi Sebesar 8,51 Persen, Segini Total UMP Provinsi Jambi

Kejari Batanghari, Hibahkan 56 Batang Kayu Bulian Hasil Sitaan Untuk Pembangunan Masjid Al Hijrah

"Uang yang dikorupsi sebesar Rp 280 juta lebih. Dan uang tersebut telah dikembalikan ke kas negara," ujar Ichsan saat dikonfirmasi, Minggu (20/10/2019).

Ichsan melanjutkan, tersangka atas nama Musdar alias Wak Boy selaku Kepala Cabang (Kacab) Mersam menyelewengkan dana setoran pelanggan PDAM Tirta Batanghari Cabang Mersam senilai Rp 429 juta lebih.

"Wak Boy ini merupakan tahanan yang diungkap oleh Polres Batanghari. Ia ditahan sejak akhir 2018 dan dilimpahkan ke Kejari Batanghari pada awal 2019," sebut Ichsan.

Ditambahkannya bahwa hingga kini Wak Boy belum mengembalikan uang kerugian negara atau uang pengganti. "Kerugian tersebut diganti dengan pidana badan," tambahnya.

Untuk diketahui, tiga karyawan PT WKS divonis Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi selama 1 tahun 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp 50 juta. Mereka menurut hakim terbukti ikut terlibat korupsi fee bagi hasil Desa Rantau Kapas Tuo, Kabupaten Batanghari.

Sementara, Musdar alias Wakboy dituntut penjara 3 tahun 6 bulan atas dugaan korupsi PDAM Batanghari. Selain itu ia dikenai denda Rp 50 juta dan uang pengganti Rp 2,043 miliar.

"Keempatnya sekarang berada di Lapas Klas IIA Jambi," pungkasnya.

4 Tersangka Korupsi Diungkap Kejari Batanghari Sepanjang 2019, Berikut Kasus dan Tersangkanya (Rian Aidilfi/Tribunjambi.com)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved