TERUNGKAP, 3 Polisi Lepaskan Tembakan Saat Demo Mahasiswa Kendari: Ibu Hamil pun Diterjang Peluru
TRIBUNJAMBI.COM - Lima polisi yang melanggar standar operasional prosedur (SOP) saat melakukan
Selain itu dari hasil pemeriksaan, kelima polisi dari Satreskrim Polres Kendari tidak mengikuti apel sebelum melakukan pengamanan demonstrasi mahasiswa, sehingga mereka tidak mendengar arahan atau instruksi kapolres.
"Instruksi kapolres bahwa setiap personel pengamanan unjuk rasa tidak boleh bawa senjata api, tapi mereka tidak ikut apel karena habis tugas dan langsung bergabung dengan teman-temannya di gedung DPRD, Sultra," ujar Hendro.
• Bau Busuk di Masjid Sirotal Mustakim, Remaja 16 Tahun Tergolek Lemah Diduga Usai Gugurkan Kandungan
Namun, untuk mengetahui kepemilikan proyektil, maka tim investigasi dari Bareskrim Mabes masih melakukan penyelidikan.
Diketahui hasil uji balistik yang sedang dilakukan di antara dua negara yakni Belanda atau Australia.
"Dari Reskrim melakukan penyidikan, berdasarkan analisa ilmiah sesuai fakta scientific crime investigation. Kalau mereka mengaku menembak terhadap korban Randi tentu mudah bagi kita untuk melakukan pengungkapan tersangka siapa yang melakukan penembakan," ujar dia.
• Sandiaga Uno Sebut Prabowo Lebih Layak Jadi Menteri Jokowi Dibanding Dirinya, Ini Alasan Sebenarnya
Sementara itu, Kabid Propam Polda Sultra AKBP Agoeng Ari Koerniawan menjelaskan, sidang disiplin berlangsung tertutup dengan menghadirkan lima saksi dari internal kepolisian.
Sementara saksi dari eksternal tidak ada karena dari pihak masyarakat dan mahasiswa menolak untuk menjadi saksi.
"Saksi eksternal sampai sekarang ini dari pihak mahasiswa. Kemarin kita minta tidak ada yang mau hadiri. Tapi kalau misalnya mau menjadi saksi silahkan saja," ujar Agoeng.
• Update Mahasiswa yang akan Unjuk Rasa Mulai Mendekati Istana Negara, Mulai Kumpul
Ia menambahkan, lima polisi menjalani sidang disiplin yang berkaitan dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP).
"Hari ini lima, satunya besok karena beda atasan berhak menghukum (ankum) nya. Lima anggota ini sudah dimutasikan ke bagian pelayanan markas (Yanma). DK Ankumnya di Biro Ops. Kasusnya sama, hanya persidangan dari atasannya berbeda," ujar dia.
• Seleksi CPNS 2019 Dibuka 25 OKTOBER, 197.111 Formasi Dibuka, Ini Rinciannya!
Sidang hari ini merupakan sidang perdana.
Sidang akan dilakukan lebih dari satu kali atau tergantung perkembangan di dalam persidangan.
"Berapa kali nanti tergantung di persidangan tersebut. Apakah nanti berkembang, atau dirasa pimpinan tidak cukup, dua sampai tiga kali bisa," ujar Agoeng.
Saat demo, ada dua mahasiswa yang meninggal. Salah satunya tewas diterjang peluru. Seorang ibu hamil juga terkena peluru.
• SANDIAGA Sebut Prabowo Berulang Kali Tawari Dirinya Kembali Jadi Wagub DKI: Politisi Pegang Komitmen
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terungkap, 3 Polisi Lepaskan Tembakan Saat Demo Mahasiswa Kendari",
(Penulis : Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati | Editor : David Oliver Purba)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Polisi yang Bawa Senpi Saat Amankan Demo di Kendari Ternyata Tak Ikut Apel",