8 Profil Calon Menteri Jokowi yang Dianggap Wakili Anak Muda, Grace, Najwa AHY hingga Nadiem Makarim
Dari kalangan politisi perempuang yang dinilai mewakili generasi muda, muncul nama Grace Natalie Lousia, Yenny Wahid, Isyana Bagoes Oka, dan Najwa
Najwa Shihab, SH Lahir di Makasar, 16 September 1977.
Saat ini Najwa berusia 42 tahun.
Alumni Hukum UI tahun 2000.
Ia merupakan Duta Baca Indonesia.
Dikenal masyarakat sebagai pembawa acara berita di Metro TV. Kini, ia menjadi pembawa acara di Mata Najwa Trans 7.
Najwa masuk bursa untuk posisi menteri komunikasi dan informatika.
6. Wishnutama Kusubandio

Sama dengan Najwa Shihab, Wishnutama Kusubandio juga masuk bursa di posisi menteri komunikasi dan informatika.
Lahir di Jayapura, 04 Mei 1976, berusia 43 tahun.
Lulusan Emerson College, Boston, AS.
Pernah menjabat sebagai Dirut Trans TV dan Trans 7.
Saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama NET TV.
Pernah masuk dalam 500 The Most Influential CEO in the World tahun 2015.
7. Nadiem A Makarim

Nadiem tercatat sebagai calon menteri termuda.
Ia baru berusia 34 tahun.
Nadiem Anwar Makarim nama lengkapnya, lahir di Singapura, 4 Juli 1984.
Nadiem adalah pendiri Go-Jek, sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring.
Nadiem menamatkan pendidikan tingginya di jurusan International Relations di Brown University (2006), tiga tahun kemudian ia mengambil pasca-sarjana dan meraih gelar Master of Business Administration di Harvard Business School.
Pada tahun 2006, Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company.
Setelah memperoleh gelar MBA, ia terjun sebagai pengusaha dengan mendirikan Zalora Indonesia.
Di perusahaan tersebut ia juga menjabat sebagai Managing Editor.
Setelah keluar dari Zalora, ia kemudian menjabat sebagai Chief Innovation Officer (CIO) Kartuku, sebelum akhirnya fokus mengembangkan Go-Jek yang telah ia rintis sejak tahun 2011.
Nadiem diplot dalam posisi menteri koperasi, usaha kecil dan menengah.
8. Emil Elestianto Dardak

Dr H Emil Elestianto Dardak, MSc. lahir di Jakarta, 20 Mei 1984 (35 tahun) adalah Wakil Gubernur Jawa Timur yang menjabat sejak 13 Februari 2019.
Emil pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek pada 2016-2019.
Emil memenangkan Pemilihan Bupati Trenggalek dengan perolehan suara sebanyak 292.248 suara atau sekitar 76,28%.
Pada tahun 2018, Emil Dardak resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur berpasangan dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa setelah memenangi Pemilihan umum Gubernur Jawa Timur 2018.
Saat berusia 17 tahun, Emil Dardak memperoleh gelar diploma dari Melbourne Institute of Business and Technology.
Emil kemudian meneruskan pendidikan S1 di Universitas New South Wales, Australia.
Sedangkan gelar S2 dan S3 didapatkan dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang.
Ia menjadi peraih gelar Doktor Ekonomi Pembangunan termuda di Jepang dari Ritsumeikan Asia Pacific University pada usia 22 tahun.
Emil diusulkan untuk posisi menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi.(TwibunnewsWiki)