Berita Batanghari

Api Belum Padam Sejak 3 Hari Terakhir di Dua Kecamatan Ini, Kabut Asap Kembali Pekat di Batanghari

Api Belum Padam Sejak 3 Hari Terakhir di Dua Kecamatan Ini, Kabut Asap Kembali Pekat di Batanghari

Api Belum Padam Sejak 3 Hari Terakhir di Dua Kecamatan Ini, Kabut Asap Kembali Pekat di Batanghari
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Api Belum Padam Sejak 3 Hari Terakhir di Dua Kecamatan Ini, Kabut Asap Kembali Pekat di Batanghari 

Api Belum Padam Sejak 3 Hari Terakhir di Dua Kecamatan Ini, Kabut Asap Kembali Pekat di Batanghari

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Api masih membakar lahan warga yang ada di dua kecamatan di Kabupaten Batanghari, yakni di Kelurahan Sridadi, Kecamatan Muara Bulian dan Desa Kemuning, Kecamatan Mersam, Selasa (15/10/2019).

Diperkirakan sekira 12 hektare lahan yang terbakar di dua lokasi tersebut. Hingga kini, petugas pemadam kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) masih berada di dua lokasi tersebut melakukan pemadaman.

Sekretaris Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari, Samral Lubis mengatakan, laporan sementara dari petugas di lapangan, luas lahan yang terbakar di Kecamatan Mersam ada sekitar 4 hektare yang terbakar. Dan, di Kecamatan Muara Bulian sekira 8 hektare.

Dewan Dukung Bupati Batanghari Pecat Kepala Sekolah yang Lakukan Pungli

Makin Pekat, Aktivitas KBM di Batanghari Tetap Berjalan, Wali Murid Khawatir Anaknya Terpapar Asap

BREAKING NEWS, Ini Fakta-fakta Pelaku Pembunuh Isteri di Depan Anaknya di Mandiangin, Sarolangun

Kabut Asap dan Hujan Abu Karhutla Makin Tebal di Pematang Raman, Muarojambi

"Di dua kecamatan ini yang saat ini belum bisa dipadamkan dan paling besar luasan lahan yang terbakarnya," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (15/10/2019).

Ia menjelaskan, untuk di Kelurahan Sridadi, api masih menyala selama tiga hari berturut-turut sejak Minggu - Selasa.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kata Samral, api berasal dari tengah lahan warga yang bernama Iwan. Hingga api menjalar ke lahan warga lainnya.

"Ada tiga lahan warga di Kelurahan Sridadi yang terbakar sejak Minggu hingga saat ini. Tapi awal mula api dari tengah lahan milik Iwan," bebernya.

Sejak Minggu - Senin, pemadaman di Kelurahan Sridadi dibantu via udara atau waterbombing. Lantaran petugas sulit menjangkau melalui darat.

"Dan pukul 11 malam Senin itu laporan dari petugas bahwa api sudah berhasil dipadamkan. Tapi pagi tadi dapat laporan masih ada titik api di sana. Alhasil kita kirim tim pemadam lagi ke sana. Berharap bisa padam hari ini," sebutnya.

Ia meminta kepada pihak berwajib untuk melakukan pengusutan terhadap lahan terbakar milik iwan tersebut.

Sementara, Kepala BPBD Kabupaten Batanghari, Nazhar menambahkan, dari awal Oktober hingga kini sudah memadamkan titik api sebanyak 36 titik api dengan luasan 78,5 hektare.

"Ini tersebar di delapan kecamatan. Titik api yang paling banyak berada di Kecamatan Bajubang, Bathin XXIV dan Muara Bulian," sebutnya.

Kendala di lapangan, ia menyebutkan yaitu sumber air yang sulit dan lokasi yang sulit di jangkau. "Ini rerata dari lahan masyarakat. Namun merambat ke lahan perusahaan," sebut Nazhar.

Api Belum Padam Sejak 3 Hari Terakhir di Dua Kecamatan Ini, Kabut Asap Kembali Pekat di Batanghari (Rian Aidilfi/Tribunjambi.com)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved