Ada Tanda Kekerasan, Tim Forensik Pastikan Mayat Dalam Karung Korban Pembunuhan, Polisi Buru Suami
Hasil uji forensik tim forensik Polda Sulsel terhadap jenazah perempuan berinisial JM (32 tahun) menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh jenaz
TRIBUNJAMBI.COM- Hasil uji forensik tim forensik Polda Sulsel terhadap jenazah perempuan berinisial JM (32 tahun) menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh jenazah JM.
JM (32 tahun), seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas terbungkus karung di sebuah saluran irigasi di Dusun Padang, Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, Jumat (4/10/2019) sore kemarin.
Proses otopsi yang dilakukan tim forensik Polda Sulsesl dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Polewlai Mandar, Sulawesi Barat, pada Sabtu siang hingga petang.
Baca: FENOMENA Buzzer Dibayar Rp 1 Juta Hingga Rp 50 Juta, Moeldoko Pastikan Buzzer Jokowi Tak Dikomandoi
Baca: Inilah Deretan Keluarga Elvy Sukaesih yang Terjerat Narkoba, Suami Dhawiya Ditangkap Lagi
Baca: Fakta-fakta Game Call of Duty Mobile yang Baru Meluncur 1 Oktober 2019, Bisa Dimainkan di PC

Proses otopsi dihadiri keluarga korban dan aparat kepolisian Mapolres Polewali Mandar.
Selama proses otopsi yang dilakukan sekitar 4 jam, tim DVI Polda Sulsel menemukan sejumlah tanda atau bekas-bekas penganiayaan di tubuh JM.
Tim forensik memastikan JM merupakan korban pembunuhan.
Diduga korban dihabisi pelaku di tempat lain, sebelum jenazahnya dibuang di saluran irigasi pertanian di Dusun Padang, Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman.
Saat ditemukan, jenazah korban sudah membusuk dan berulat.
Menurut keterangan dokter forensik Polda Sulsel, Denny Mathius, proses otopsi korban belum rampung karena seluruh hasilnya akan diperiksa di labortairum foresnik Polda Sulsesl di Makassar.
Namun berdasarkan temuan sementara, di tubuh korban ada tanda-tanda kekerasan.
Baca: Cantik! Ini 6 Sosok Tentara Wanita Ini Viral, Siap Meriahkan HUT TNI ke-74
Baca: VIDEO Detik-detik Polisi Tendang Kepala Pengemudi Ojol, Kapolres Langsung Ambil Tindakan Tegas!
Baca: Sebulan, Penderita ISPA di Tanjab Timur Saja Tembus 2.739 Kasus
“Untuk sementara di tubuh korban JM itu ditemukan sejumlah tanda-tanda atau bekas penganiayaan. Namun hasilnya secara keseluruhan baru akan diketahui setelah melalui pemeriksaan di laboratorium forensik,” ujar dokter Denny Mathius.
Usai otopsi, pihak keluarga membawa jenazah ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan di pekuburan setempat.
Polisi berjanji akan terus melacak dan mengejar pelaku pembunuhan korban.
Hingga kini polisi belum melakukan pemeriksaan atau meminta keterangan suami korban, Novri.
Baca: Nyaris Dicumbu Teman Suami, Wanita Ini Lolos Gara-gara Pakaian Dalamnya Hendak Dibuka
Baca: Gara-gara Kelakuan Asisten Pribadinya Nia Ramadhani Minta Maaf ke Raffi Ahmad
Baca: Koalisi Jokowi: Perppu, Apa Perlu? Nilai Saat Ini Negara Tak Genting
Baca: Gara-gara Tak Ada Jatah Bini Tua, Suami Tega Usir dan Tendang Wajah Istri Muda
Novri merupakan mantan anggota TNI Kodim 1402 Polman.