10 Jam Warga Tanjab Timur Gelap-gelapan, Tower Listrik Rubuh Tertimpa Pohon

Sudah 10 jam listrik di Kabupaten Tanjung Jabung Timur padam, diduga salah satu tiang sutet milik PLN ambruk menjadi penyebab lampu padam.

10 Jam Warga Tanjab Timur Gelap-gelapan, Tower Listrik Rubuh Tertimpa Pohon
Tribunjambi/Abdullah Usman
Listrik di Tanjab Timur padam, warga terpaksa mengunakan lilin untuk penerangan rumah. 

10 Jam Warga Tanjab Timur Gelap-gelapan, Tower Listrik Rubuh Tertimpa Pohon

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Sudah 10 jam listrik di Kabupaten Tanjung Jabung Timur padam, diduga salah satu tiang sutet milik PLN ambruk menjadi penyebab lampu padam, Jumat (4/10).

Berdasarkan pantauan Tribunjambi.com, hingga pukul 23.05 WIB listrik di Kabupaten Tanjab Timur masih padam. Hal tersebut terjadi sejak siang hari lebih kurang sudah 10 jam berlalu.

Berdasarkan informasi yang tersebar melalui grup WhatsApp, terkait pemberitahuan dari PLN Rayon Muara Sabak bahwa benar adanya terjadi pemadaman listrik akibat gangguan alam. 

"Meneruskan informasi dari Kepala Ranting PLN Sabak, menyampaikan pemadaman listrik wilayah Tanjab Timur secara menyeluruh, kecuali wilayah Kecamatan Nipah Panjang (masih diupayakan), bahwa pemadaman di estimasi selama 2 hari, karena ada tower (transmisi) jaringan listrik di lokasi WKS yang roboh tertimpa pohon. Demikian diinformasikan," ujar selebaran yang beredar di grup WhatsApp.

Baca: Supir Minyak Ilegal Menangis di Pengadilan Jambi, Buat Pengakuan Mengharukan

Baca: Ini Souvenir International Coffee Day yang Laris Manis Diburu, Orang Papua Langsung Borong

Baca: Foto Syur Mantan Pegawai Bank di Jambi Beredar di Instagram, Ternyata Ini Alasan Rivan Jadi Nekat

Pantauan Tribunjambi.com, hampir di seluruh Kecamatan dari 11 Kecamatan di Tanjab Timur padam terhitung sejak pukul 13.00 hingga saat ini. Terutama pada aliran jalur listrik yang bermasalah diduga karena tiang sutet ambruk.

Sementara itu, warga Muara Sabak pada umumnya terpaksa harus gelap gelapan. Hingga waktu yang belum ditentukan.

"Pakai lilin dulu malam ini, kabarnyo pemadaman duo hari mau diapakan lagilah," ujar Suyanto warga Muara Sabak.

Dikatakannya pula, warga tidak menyangka jika lampu yang padam siang tadi akan berdampak panjang hingga beberapa hari kedepan. Pasalnya saat kejadian kondisi cuaca terbilang cerah dan tidak ada tanda tanda gangguan.

"Biasonyokan cuman sejam 2 jam perbaikan, ini lah seharian dak jugo hidup. Ruponyo roboh," tuturnya  

Senentara itu Asbel, warga sekitar menuturkan dengan padamnya listrik tersebut beberapa aktifitas terganggu mulai dari kegiatan dapur memasak hingga bersantai menonton tv. 

"Luput gegalolah kalo mati lampuni. Mudah mudahan dak nyampe Duo hari seperti yang dikabarkan. Baru beberapa jam bae padam lah susah," pungkasnya .

Sementara hingga saat ini, Tribunjambi.com belum mendapatkan informasi resmi dari pihak PLN setempat terkait permasalahan pasti padamnya listrik tersebut. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved