Berita Nasional

Cuma Karena Komunikasi Terputus, Pria Ini Tega Bakar Mantan Kekasih yang Dipacari Selama 6,5 Tahun

Cuma Karena Komunikasi Terputus, Pria Ini Tega Bakar Mantan Kekasih yang Dipacari Selama 6,5 Tahun

Cuma Karena Komunikasi Terputus, Pria Ini Tega Bakar Mantan Kekasih yang Dipacari Selama 6,5 Tahun
ist
Pacaran Selama 6,5 Tahun, Pria Ini Akhirnya Bakar Kekasihnya hingga Tewas 

Cuma Karena Komunikasi Terputus, Pria Ini Tega Bakar Mantan Kekasih yang Dipacari Selama 6,5 Tahun

TRIBUNJAMBI.COM - Tragis nasib wanita ini, harus meregang nyawa ditangan mantan kekasihnya.

Terdakwa Harold Gomoz MT Hasibuan yang membakar bekas pacarnya Hovonly Simbolon hingga meninggal dunia,  akhirnya bersaksi di Pengadilan Negeri Medan, Senin (30/9/2019).

Dalam keterangannya terdakwa Harold menerangkan telah berhubungan selama 6,5 tahun dengan korban Hovonly Simbolon.

"Saya sudah 6,5 tahun pacaran dengan mendiang, jadi kami itu belum ada kata putus," tuturnya.

Pantas lah kau susah move on ya," tanya Hakim.

Baca: Asik Hubungan Intim dengan Tetangga saat Suami ke Warung Kopi, Istri pun Tewas Dipukul dengan Batu

Baca: Harga dan Spesifikasi Lengkap HP Vivo V17 Pro Terbaru 2019, Ponsel yang Punya 6 Kamera Mumpuni

Baca: Jadi Penyakit Berbahaya Nomor 1 di Dunia, Ini Penyebab Resiko Penyakit Jantung

Langsung saja terdakwa menjawab bahwa korban menyebutkan untuk mencari pekerjaan terlebih dahulu.

"Jadi omongannya agar sama-sama bekerja terlebih dahulu. Karena dia masih kuliah S2," cetusnya.

Selanjutnya ia menerangkan mendasari dirinya hingga akhirnya mau berniat bunuh diri di hadapan pacarnya karena komunikasi yang tidak lancar lagi.

"Sebelumnya di bulan 10 saya mendapati sudah ada sama laki-laki lain.

Jadi sudah seminggu sebelum kejadian saya berpikir buat bunuh diri di depannya karena tidak pernah lagi dihubungi sudah seminggu," terang terdakwa.

Herald dan Hovonly
Herald dan Hovonly (facebook/herald hasibuan)
Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved