Berita Bungo

Khawatir Suaminya tak kunjung Pulang, Ternyata Malah Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Karet

Khawatir Suaminya tak kunjung Pulang, Ternyata Malah Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Karet

Khawatir Suaminya tak kunjung Pulang, Ternyata Malah Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Karet
IST
Khawatir Suaminya tak kunjung Pulang, Ternyata Malah Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Karet. Jenazah korban saat dievakuasi. 

Khawatir Suaminya tak kunjung Pulang, Ternyata Malah Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Karet

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Warga Dusun Tebat, Kecamatan Muko-muko Bathin VII, dihebohkan dengan penemuan mayat yang tergantung di pohon, Rabu (25/9/2019).

Mayat tersebut ditemukan warga di sebuah kebun karet, di Bukit Kubur Pasir Putih, Dusun Tebat sekira pukul 15.30 WIB.

Kapolres Bungo, AKBP Trisaksono Puspo Aji melalui Paur Humas Polres Bungo, Iptu M Nur mengiyakan adanya informasi tersebut.

Baca: Usai Sebut Boy William Diikuti Makhluk Astral Berwujud Kakek-kakek, Roy Kiyoshi Lihat Mayat Bengkak

Baca: Jadi Target Polisi,3 Pelaku Spesialis Curat yang Beraksi di 50 TKP di Kota Jambi, Berhasil Diringkus

Baca: Bupati Bungo Lantik dan Kukuhkan Rio PAW Dusun Sungai Tembang, Ini Pesan Bupati

"Sekira pukul 15.30 WIB, ditemukan dalam keadaan tergantung di pohon karet pada bagian leher dan sudah meninggal dunia," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunjambi.com Rabu (25/9/2019).

Dari informasi pihak kepolisian, mayat laki-laki tersebut bernama Harmain (46), seorang petani yang tinggal di Dusun Tebat, Kecamatan Muko-muko Bathin VII, Bungo.

Kronologi yang dihimpun pihak kepolisian, Rabu (25/9/2019), korban pergi untuk menyadap getah karet sekitar pukul 07.00 WIB. Korban sempat pulang pukul 11.00 WIB untuk mencari anaknya dan kembali ke kebun sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca: Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kota Jambi Cukup Tinggi, Ada 30 Kasus Januari Hingga September 2019

Baca: SOEHARTO Sangat Cemas Manakala Dielu-elukan Ribuan Bocah SD, Kunarto: Akhirnya Tahun 1998 Terbukti

Baca: Ombudsman Jambi Temukan 14 Kamar Tidak Layak Pakai di RSUD Raden Mattaher, Ini Langkah Ombudsman

"Namun sampai pukul 15.00 WIB, korban belum juga pulang ke rumah. Karena biasanya jam segitu korban sudah pulang," jelas Iptu M Nur.

Karena hal itu, istri korban merasa khawatir dan pergi mencari korban bersama kakak dan keponakan korban ke kebun yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah.

Sekira pukul 15.30 WIB, istri korban dan saksi-saksi menemukan korban sudah tergantung di pohon karet dengan kondisi bagian leher terikat tali dalam keadaan meninggal dunia.

Warga kemudian berdatangan dan mengevakuasi korban ke rumah duka dibantu aparat kepolisian.

Dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menemukan tali yang digunakan untuk gantung diri, baju korban, dan sepatu boot yang korban kenakan saat kejadian.

Pihak kepolisian menduga korban meninggal akibat gantung diri

"Keluarga korban meminta untuk tidak dilakukan otopsi terhadap korban dan menerima kejadian tersebut. Korban langsung dibawa ke rumah duka," jelasnya.

Khawatir Suaminya tak kunjung Pulang, Ternyata Malah Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Karet  (Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved