Berita Jambi

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kota Jambi Cukup Tinggi, Ada 30 Kasus Januari Hingga September 2019

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kota Jambi Cukup Tinggi, Ada 30 Kasus Januari Hingga September 2019

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kota Jambi Cukup Tinggi, Ada 30 Kasus Januari Hingga September 2019
takasuu
ilustrasi kekerasan pada anak. Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kota Jambi Cukup Tinggi, Ada 30 Kasus Januari Hingga September 2019 

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kota Jambi Cukup Tinggi, Ada 30 Kasus Januari Hingga September 2019

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tindakan eksploitasi anak di Kota Jambi, hingga saat ini masih terus terjadi. Bahkan, sebagian besar anak dieksploitasi oleh orangtua sendiri.

"Ada sekitar 10 sampai 12 anak yang di eksploitasi oleh orangtuanya sendiri," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi, Irawati Sukandar.

Menurut Irawati, sejumlah orangtua tersebut tidak memenuhi hak-hak anaknya, yang ada sejumlah orangtua tersebut malah mempekerjakan anak-anaknya untuk menghasilkan uang.

Baca: BREAKING NEWS, Polisi Tahan Datuk Rio Dusun Sungai Mengkuang, Bungo, Diduga Palsukan Ijazah

Baca: Kasus Kekerasan Pada Anak dan Perempuan di Batanghari, Tahun 2018 Ini Meningkat

Baca: Inilah Wajah Ibu dan 2 Anaknya yang Bunuh Bocah 5 Tahun, Sebelumnya Bercinta vs Anak Kandung

Dimana sebagian besar anak-anak tersebut diperintahkan orang tuanya untuk mengamen dan menjual tisu di simpang-simpang lampu merah jalanan yang ada di kota itu.

Usia anak-anak yang dieksploitasi oleh orangtua tersebut berkisar 7 sampai 14 tahun. Dimana aktivitas anak-anak di usia tersebut masih dalam dunia bermain dan mendapatkan pendidikan di lembaga pendidikan, bukan dipekerjakan.

Sejauh ini kata Irawati, pemerinah kota belum dalam melakukan tindakan tegas terhadap orantua yang melakukan eksploitasi terhadap anaknya.

Baca: Atasi Kawasan Kumuh di Kota Jambi, Upaya Pemkot Jambi Tanggulangi Kemiskinan

Baca: Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto Serukan Massa Bertahan di Mabes TNI Cilangkap, Ada Apa?

Baca: Video Call dengan Pendemo, Bupati Al Haris Janji akan Datang ke Batang Kibul, Merangin

Karena Pemkot terkendala oleh payung hukum yang mengatur terkait eksploitasi anak yang dilakukan oleh orangtua.

Dan, saat ini Pemkot melakukan upaya-upaya yang dapat dilakukan sembari merancang payung hukum untuk menindak orangtua yang mengekploitasi anaknya.

"Saat ini yang kita lakukan yakni memberikan pembinaan, untuk penindakan dilakukan oleh dinas sosial, dan pembinaan lebih klanjut diserahka ke kita," jelas Irawati Sukandar.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved