Berita Jambi

BREAKING NEWS, Mahasiswa di Jambi, Kembali Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya

BREAKING NEWS, Mahasiswa di Jambi, Kembali Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya

BREAKING NEWS, Mahasiswa di Jambi, Kembali Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
tribunjambi/Dedy Nurdin
BREAKING NEWS, Mahasiswa di Jambi, Kembali Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya 

BREAKING NEWS, Mahasiswa di Jambi, Kembali Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus hari ini turun kejalan menggelar aksi unjukrasa.

Dalam aksinya, massa mahasiswa ini kembali mempertanyakan ketegasan sikap pemerintah dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Jambi, Kamis (26/9/2019). 

Dalam orasinya massa mahasiswa ini menyampaikan sejumlah tuntutan sebagai berikut

Baca: Sampai Melebihi Target , Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Dapat Dukungan Donasi, Terkumpul Rp175 Juta

Baca: BREAKING NEWS Kondisi Prada DP yang Divonis Siang Ini, Penampakan Wajah Pembunuh Vera Oktaria Malah

Baca: YASONNA Laoly Malu sampai Tutup Mata Dengar Argumen Mahasiswa soal RKUHP, Lihat Balasan Haris Azhar

Pertama, Mendesak pemerintah Provinsi Jambi dan kabupaten untuk segera menyalurkan bantuan kebutuhan logistik yang mendesak. Kedua, Meminta kasus karhutla tidak di politisasi.

Ketiga, Meminta pemerintah menfasilitasi terselenggarkanya audiensi cipayung plus dengan kapolda, dandrem, DPRD Provinsi Jambi dan perusahaan yang terlibat masalah karhutla dan menyampaikan secara transparan dalam jangka waktu satu minggu terhitung dari hari ini.

Empat, Mendesak pemerintah provinsi jambi membuat rancangan jangaka panjang mengenai pencegahan penindakan dan pemanfataan. 

Baca: Gempa Ambon Menimbulkan Kepanikan, Warga Mengungsi ke Dataran Tinggi, Sejumlah Bangunan Roboh

Baca: Sejarah Manchester United Menaklukkan The Citizens Sejak 1881, Derby Terbesar Sepanjang Masa

Baca: Selain RKUHP, Ini Revisi UU yang Dianggap Kontroversial Mulai RUU Pemasyarakatan, Ketenagakerjaan

Lima, meminta pemerintah Provinsi Jambi dan DPRD merekomendasikan kepada pemirintah pusat agar perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran untuk dicabut izinnya. 

Enam, mendesak pemerintah membuka seluruh data terkait dengan hutan yang terbakar dan pelaku pembakaran hutan. 

Tujuh, mendesak DPRD provinsi membuat peraturan daerah terkait dengan lahan yang terbakar untuk tidak dikelola selama empat tahun. 

Halaman
123
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved