MENGERIKAN Warga Temukan 17 Kantong Plastik Berisi Potongan Mayat Manusia, Korban Geng Narkoba!
Di dunia ini banyak hal yang mungkin terlihat biasa saja namun menyimpan hal yang mengejutkan . Hal ini terjadi pada seorang penduduk kota Tara, Jali
TRIBUNJAMBI.COM- Di dunia ini banyak hal yang mungkin terlihat biasa saja namun menyimpan hal yang mengejutkan .
Hal ini terjadi pada seorang penduduk kota Tara, Jalisco, Meksiko.
Dilansir dari Dailystar pada (23/9/2019) kemarin warga temukan 17 kantong besar misterius.
Baca: KECEPLOSAN Raffi Ahmad Minta Nagita Slavina Dekat dengan Nita Thalia yang Sukses Poligami 19 Tahun
Baca: Inilah Wajah Ibu dan 2 Anaknya yang Bunuh Bocah 5 Tahun, Sebelumnya Bercinta vs Anak Kandung
Baca: Hypermart WTC Batanghari Jambi Sedia Bakso Bakar Seafood
Kantong-kantong tersebut ditemukan di dekat sumber air panas setempat.
Curiga akan temuan itu penduduk desa melakukan penyelidikan lebih lanjut pada kantong-kantong itu.
Saat membuka kantong tersebut, mereka menemukan hal mengerikan di dalamnya.
Plastik besar itu ternyata berisi potongan mayat manusia yang telah disimpan dan dibuang asal ke tempat itu.

Penduduk segera melaporkan temuan itu ke pihak berwajib serta ahli forensik dari Lembaga Identifikasi Yudisial Negara Bagian Jalisco.
Pihak-pihak tersebut segera melakukan penyelidikan.
Berdasarkan keterangan, rupanya temuan ini bukanlah hal yang pertama kali terjadi.
Baca: Ketika Sherina Munaf Semangati Mahasisa yang Demo, Mood Booster Banget Hajar!
Baca: Petugas Terkecoh, Ratusan Warga Batang Tabir Jebol Pagar Kantor Bupati Merangin
Baca: VIDEO: Aksi Tolak RUU, Mahasiswa di Bungo Sebut DPR Dewan Pembodohan Rakyat
Rupanya penemuan ini telah terjadi belakangan ini.
Diketahui jika penemuna itu berkaitan dengan insiden anatar kelompok penyelundupan narkotika yang terkenal kejam di Meksiko.
Biasanya kelompok ini akan membunuh musuh mereka dan memotong mayatnya sebelum dibuang.
Dokter forensik yang bertugas menyatakan jika mayat-mayat ini dipotong selama kurang dari 24 jam setelah kantong tersebut ditemukan.
Akan tetapi pihak berweang tak dapat memastikan jumlah mayat serta jenis kelamin mereka.