Dampak Kabut Asap, Warga Muarojambi Diserang Batuk, Sesak Napas hingga Diare

Sejumlah masyarakat Desa Mekar Sari, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi mengalami sesak napas, batuk dan diare.

Dampak Kabut Asap, Warga Muarojambi Diserang Batuk, Sesak Napas hingga Diare
Tribunjambi/Samsul Bahri
Sejumlah masyarakat Desa Mekar Sari, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi mengalami sesak napas, batuk dan diare. 

Dampak Kabut Asap, Warga Muarojambi Diserang Batuk, Sesak Napas hingga Diare

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Sejumlah masyarakat Desa Mekar Sari, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi mengalami sesak napas, batuk dan diare. Hal ini merupakan dari dampak kabut asap dan juga kemarau yang terjadi.

Hal ini diungkapkan oleh Warga Sekitar, Sari yang menyebutkan bahwa kebanyakan masyarakat desa setempat mengeluhkan sesak nafas dan juga batuk-batuk.

"Demam, batuk, sesak nafas, diare itu lah yang banyak kami rasokan selamo kabut asap samo kemarau ni. Alhamdulillah baru hari ni yang agak enak benapas," ucapnya.

Sementara itu, Juzilah warga lainnya menyebutkan bahwa kekeringan air akibat musim kemarau juga menjadi keluhan dari warga di desa. Warga sekitar menggunakan air galon sebagai konsumsi sehari-hari, sementara untuk MCK menggunakan air sumur bor yang keruh.

Baca: Aksi Tolak RUU di Bungo, Mahasiswa Sebut DPR Dewan Pembodohan Rakyat

Baca: VIRAL, Poster-poster Nyeleneh dari Berbagai Daerah Saat Mahasiswa Demo, Sampai Kutipan RM BTS

Baca: Beberapa Kali Diguyur Hujan, Kabut Asap di Muarojambi Berangsur Hilang

Baca: Petani Karet di Sarolangun Terpaksa Berendam 10 Jam di Sungai Demi Butiran Emas

Masyarakat harus mengendapkan air yang keruh tersebut sekitar satu hari, yang kemudian baru bisa di gunakan. Meskipun diendapkan selama lebih kurang satu hari, dikatakannya air yang dihasilkan tetap tidak sejernih seperti biasanya.

"Iya kita konsumsi air itu gunakan air galon. Disini pakai sumur bor, tapi ya itu keruh airnya banyak lumpur. Jadi kita pakai air galon. Mandi ya pakai air dari sumur bor, itu juga masih keruh, kadang gatal-gatal juga badan kito," sebutnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved