Rakor Karhutla, Begini Arahan Kepala BNPB untuk Pemerintah Jambi

Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Jambi kembali digelar di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (21/9/2019) malam.

Rakor Karhutla, Begini Arahan Kepala BNPB untuk Pemerintah Jambi
Tribunjambi/Zulkifli
Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Jambi kembali digelar di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (21/9/2019) malam. 

TRIBUNJANBI.COM, JAMBI - Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Jambi kembali digelar di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (21/9/2019) malam.

Rakor kali ini dihadiri langsung oleh Kepala BNPB Republik Indonesia Letnan Jendral Doni Monardo, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Gubernur dan para Bupati/Wali Kota Se Provinsi Jambi, Danrem 042 Batang Hari, Kapolda dan Kapolres Se Provinsi Jambi serta para Kepala OPD terkait. 

Gubernur menjelaskan bahwa Satgas Terpadu Penanganan dan Pengendalian Karhutla se Provinsi Jambi telah melakukan berbagai upaya untuk memadamkan karhutla, namun tantangan yang dihadapi sulit, dan saat ini kabut asap masih pekat.

Fachrori mengatakan, upaya-upaya yang dilakukan Satgas Terpadu Karhutla diantaranya pemadaman darat, pemadaman lewat udara, pembuatan sekat kanal dan sumur bor.

Baca: Sebut DPR RI Sebagai Dewan Penghianat Rakyat, Siapa Sebenarnya Ketua BEM UI yang Sempat Viral

Baca: Daftar Pasal Kontroversi RUU KUHP - Pasal Denda Gelandangan, Aborsi Pencabulan hingga Pelihara Hewan

Baca: Aksi Mahasiswa di Jakarta, Yogyakarta, Malang hingga Bandung Terhadap Pemerintah hingga Sikap Jokowi

Baca: Irwan Mussry Tolak Punya Anak Dari Maia Estianty? Eks Ahmad Dhani Akhirnya Jawab Soal Isu Hamilnya

Fachrori menuturkan, sebagian besar lahan yang terbakar di Provinsi Jambi adalah APL (Areal Peruntukan Lain) dan lahan gambut, namun kawasan hutan dan mineral juga ada yang terbakar, yakni APL 1.167 Ha, 819 Ha lahan gambut, lahan mineral 813 Ha, dan 435 Ha kawasan hutan, dan yang terbakar di wilayah Timur dan Tengah mencakup 8 kabupaten.

Fachrori berharap kedepannya pencegahan karhutla terus diperkuat, termasuk dengan bantuan pemerintah pusat.

Dalam arahannya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo sangat menekankan pencegahan lebih baik dari pemadaman, meskipun tahun ini musim kemarau yang panjang.

Doni Monardo mengusulkan agar pemerintah bisa menerbitkan Inpres yang berkaitan dengan kewajiban daerah untuk menyusun contingency plan (rencana darurat) terkait kebencanaan, termasuk penanganan karhutla, dan mungkin satu daerah akan berbeda dengan daerah lain.

“Maka ketahui masalah, kenali potensinya, cari jalan keluarnya,” tegas Doni Monardo.

Doni Monardo menekankan dan mengingatkan bahwa daerah dengan seluruh komponen harus benar-benar maksimal dalam pencegahan karhutla, dan yang dapat dilakukan dalam menanggulangi karhutla di saat ini, termasuk karhutla yang di Jambi adalah mengerahkan segala sumber daya yang ada, bersatu padu dan berkolaborasi menangani karhutla.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved