Udara di Bungo Sangat Tidak Sehat Akibat Kabut Asap, Siswa SD dan SLTP Dipulangkan

Akibat kondisi kabut asap yang semakin parah, siswa tingkat SD dan SLTP di Kabupaten Bungo dipulangkan.

Udara di Bungo Sangat Tidak Sehat Akibat Kabut Asap, Siswa SD dan SLTP Dipulangkan
Tribunjambi/Mareza
Siswa sekolah di Kabupaten Bungo diliburkan mengingat kualitas udara sangat tidak sehat akibat karhutla. 

Udara di Bungo Sangat Tidak Sehat Akibat Kabut Asap, Siswa SD dan SLTP Dipulangkan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Akibat kondisi kabut asap yang semakin parah, siswa tingkat SD dan SLTP di Kabupaten Bungo dipulangkan. Hal itu disampaikan Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, Nasrun, Rabu (18/9/2019).

"Per tanggal 18 September, kami menginformasikan kepada pihak sekolah yang ada di Kabupaten Bungo untuk meliburkan siswa tingkat SD dan SLTP," katanya, saat dijumpai di ruangannya.

Hal itu mengingat kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang dipantau Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo telah mencapai angka 202 dengan kategori sangat tidak sehat.

Sebelumnya, pada Selasa (17/9/2019) angka ISPU di Kabupaten Bungo masih mencapai 165 dengan kategori tidak sehat.

Baca: VIDEO: Kabut Asap Kian Menebal di Sore Hari, Jarak Pandang Pengendara Terbatas

Baca: Dilanda Kemarau dan Kekeringan, Polres Tanjab Barat Gelar Salat Minta Hujan, Ini Pesan Ustaz Taufiq

Baca: Tak Pakai Air, Ini Teknik Australia Atasi Kebakaran Lahan, Bisakah Dipakai di Indonesia?

Baca: Pesona Wastra Banjar, Kain Tradisional yang Dipakai Putri dan Ratu Banjar Ratusan Tahun Lalu

"Berdasarkan itu, kami memberi imbauan kepada siswa-siswi SD, SMP diliburkan. Yang terlanjur sekolah, kami minta untuk pulang. Kami diliburkan sampai kondisi memungkinkan untuk kembali melakukan aktivitas KBM," jelasnya.

Dia juga mengimbau kepada para guru untuk memberikan tugas untuk dikerjakan di rumah dan meminta siswa untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Saat ditanya kapan aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) kembali normal, Nasrun belum dapat memastikan.

"Setiap hari akan kami evaluasi. Nanti akan diinformasikan lagi, kapan KBM kembali normal," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Bungo melakukan antisipasi dengan meliburkan kegiatan belajar mengajar tingkat PAUD/ TK dan SD kelas I, II, dan III, terhitung Selasa (17/9/2019) hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan.

Selain itu, Pemkab Bungo juga mengurangi jam belajar siswa SD kelas IV, V, dan VI dan SLTP kelas VII, VIII, dan IX tiga hari, terhitung dari tanggal 17 September hingga 19 September 2019, dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved