Berita Tanjab Barat

Komplotan Spesialis Pencuri Sarang Walet Ditangkap, Ini Modus Pelaku, dari Todongkan Senjata Api

Komplotan Spesialis Pencuri Sarang Walet Ditangkap, Ini Modus Pelaku, dari Todongkan Senjata Api

Komplotan Spesialis Pencuri Sarang Walet Ditangkap, Ini Modus Pelaku, dari Todongkan Senjata Api
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Komplotan Spesialis Pencuri Sarang Walet Ditangkap, Ini Modus Pelaku, dari Todongkan Senjata Api 

Komplotan Spesialis Pencuri Sarang Walet Ditangkap, Ini Modus Pelaku, dari Todongkan Senjata Api

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Komplotan pencuri dengan kekerasan (Curas) spesialis sarang burung walet yang beraksi selama satu tahun belakangan ini, berhasil diamankan Polres Tanjung Jabung Barat.

Dalam press release, Kapolres Tanjab Barat, AKBP ADG Sinaga mengatakan, dalam menjalankan aksinya, pelaku beraksi pada malam hari dan saat itu korban (penjaga sarang burung walet) didatangi sekelompok orang dan menodongkan senjata rakitan.

"Penjaga sarang burung walet didatangi sejumlah orang, kemudian diancam dengan menggunakan senjata api rakitan," jelas Kapolres, Selasa (17/9/2019).

Baca: Hujan Tak Kunjung Turun, Polres Tanjab Barat dan Kodim 0419/Tanjab Gelar Salat Istisqa

Baca: Ombudsman Jambi Terima 4 Laporan Pungli di Sekolah, Ini Langkah Ombudsman

Baca: Mengaku Dapat Job dari Dalam Lapas, Pria di Jambi Ini Nekat Jadi Kurir Narkoba Karena Alasan Ini

Saat itu pula, terang Kapolres, para pelaku menjalankan aksinya dengan mengambil barang-barang korban, termasuk juga sarang burung walet sebanyak 2,3 kilogram, jam tangan, televisi dan uang.

Kemudian korban melaporkan ke Polsek Betara. Dari laporan tersebut dilakukan penyidikan dan penyelidikan oleh Polsek Betara yang di backup Satreskrim Polres Tanjab Barat dan Ditkrimum Polda Jambi.

"Empat orang tersangka ditangkap, kemudian dilakukan pengembangan dan menangkap tiga orang tersangka berikutnya," katanya.

Kapolres dan jajaran memperlihatkan barang bukti
Kapolres dan jajaran memperlihatkan barang bukti (Tribunjambi/Darwin Sijabat)

Dikarenakan melakukan perlawanan, tiga orang dari tersangka tersebut terpaksa dihadiahi timah panas oleh jajaran kepolisian saat penangkapan.

Dalam satu grup, mereka menjalankan aksinya dengan sebuah mobil dengan otak pelaku berinisial J dan A. Bahkan pelaku disinyalir telah berulang kali melakukan hal yang sama.

"Mereka beroperasi bukan hanya di wilayah Tanjung Jabung Barat, juga di kabupaten lain wilayah Provinsi Jambi. Dengan jumlah yang sudah terdeteksi di 11 titik," ungkap Sinaga.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved