Berita Tanjab Barat

Gadaikan SK, Ini Alasannya Anggota DPRD Tanjab Barat "Titipkan" SK ke Bank

Gadaikan SK, Ini Alasannya Anggota DPRD Tanjab Barat "Titipkan" SK ke Bank

Gadaikan SK, Ini Alasannya Anggota DPRD Tanjab Barat
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
7 Bulan Beroperasi, INDO-JEK, Ojek Online di Sarolangun Semakin Eksis 

Gadaikan SK, Ini Alasannya Anggota DPRD Tanjab Barat "Titipkan" SK ke Bank

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, hampir 80 persen anggota DPRD Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) akan menitipkan surat keputusan (SK) keanggotaannya ke bank.

Menanggapi hal tersebut, Suprayogi Syaiful, Anggota Dprd Tanjab Barat mengungkapkan banyak hal yang menjadi alasan masing masing anggota dewan untuk menyekolahkan SK nya.

Diantaranya, untuk mengembalikan ongkos politik yang dikeluarkan selama proses pemulihan umum anggota legislatif pada April 2019 lalu.

Baca: Hari ke Dua di Riau, Presiden Jokowi Tinjau Karhutla dan Ikut Solat Istiska

Baca: 7 Hektare Lahan di Kerinci dan Sungai Penuh Terbakar, Titik Api di 2 Lokasi Berhasil Dipadamkan

Baca: 7 Bulan Beroperasi, INDO-JEK, Ojek Online di Sarolangun Semakin Eksis, Ada 60 Mitra Food and Drink

"Mungkin saat kampanye kemaren dia (anggota dewan) meminjam uang, jadi solusinya gadaikan SK. Karena biaya pendidikan politik kita tinggi," ungkap Yogi, Politisi Golkar Tanjab Barat kepada Tribunjambi.com, Selasa (17/9/2019).

Menurut, proses gadai menggadaikan ini tidak hanya terjadi di wilayah Tanjung Jabung Barat saja, melainkan sudah terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia.

Meskipun demikian, menurut Yogi, setiap anggota dewan mempunyai tujuannya tersendiri dan itu hak pribadi. Namun terdapat juga yang tidak menggadaikan.

Baca: Jaelani Dengar Suara Tangisan, Disusuri,Ternyata Ada Bayi yang Ditinggal Orangtuanya di Lahan Kosong

Baca: Ingat Noodin M Top? Hari Ini Tepat 10 Tahun Tewasnya Gembong Teroris Bom Bali Itu Ditangan Densus 88

Baca: Cerita Orangtua di Batanghari yang Anaknya Dirawat Akibat ISPA, Diduga Terpapar Asap Karhutla

"Ada yang gadai, ada yang tidak, tergantung tingkat kebutuhan masing masing. Kenapa ada yang gadai ? Mungkin membayar hutang yang kemaren pas proses pemilu, untuk cetak contoh surat suara," katanya.

Biaya yang tinggi itu dijelaskan pendatang baru Dprd Tanjab Barat ini untuk mobilisasi massa, biaya logistik, alat peraga, stiker, kartu nama dan lain sebagainya.

Semua itu menggunakan uang, sehingga salah satu solusinya menurut Yogi ini dengan menggadaikan SK ke Bank.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved