Berita Merangin

Dihajar Warga, Pelaku Pencuri Kayu Manis Tewas di Perjalanan ke Puskesas, Diduga Kehabisan Darah

Dihajar Warga, Pelaku Pencuri Kayu Manis Tewas di Perjalanan ke Puskesas, Diduga Kehabisan Darah

Dihajar Warga, Pelaku Pencuri Kayu Manis Tewas di Perjalanan ke Puskesas, Diduga Kehabisan Darah
net
ilustrasi. Dihajar Warga, Pelaku Pencuri Kayu Manis Tewas di Perjalanan ke Puskesas, Diduga Kehabisan Darah 

Dihajar Warga, Pelaku Pencuri Kayu Manis Tewas di Perjalanan ke Puskesas, Diduga Kehabisan Darah 

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO - Setelah tak sadarkan karena dihajar massa, akhirnya pelaku pencurian kulit manis di Desa Tanjung Berugo, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin meninggal dunia.

Pria yang diketahui bernama Yanto alias Pak Santi (46), warga asal Bengkulu yang tinggal di Desa Tuo Kecamatan Lembah Masurai ini, meninggal di jalan saat dibawa anggota Polsek Masurai dari Desa Tanjung Berugo.

Baca: Diduga Ingin Mencuri Kulit Manis, Seorang Pria tak Dikenal di Merangin, Dihajar Warga

Baca: Mazlan Dipercaya Jabat Ketua DPRD Tebo, Dari 3 Nama yang di Rekomendasikan DPD Golkar Jambi

Baca: BREAKING NEWS, Kabut Asap Makin Parah, Siswa di Bungo Diliburkan, Sebagaian Dikurangi Jam Belajar

"Nyawa pelaku tidak dapat tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan. Jenazah korban saat ini berada Puskesmas Pasar Masurai untuk di lakukan visum dan menunggu pihak keluarga," ungkap Kapolsek Masurai, Iptu Sitepu.

Pelaku meninggal diduga karena kehabisan darah, sebab dibeberapa tubuh korban terdapat beberapa luka yang mengeluarkan darah.

Menurut Kapolsek, kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di kebun kulit kayu manis milik Amin (35) warga Tanjung Berugo, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin yang berlokasi di Sungai Tilin Desa Tanjung Berugo.

Saat itu pemilik kebun kulit kayu manis pergi ke kebun, secara tidak sengaja bertemu dengan pelaku yang sedang mengambil kulit kayu manis di kebunnya.

Melihat kejadian tersebut pemilik kebun langsung menghubungi pamannya Jamil yang berada di desa. Selanjutnya warga desa secara bersama-sama datang ke kebun kulit kayu manis milik Amin.

Baca: POLISI Temukan 44 Jenazah Dimutilasi Disimpan dalam 119 Kantong Sampah, Kondisinya Mengerikan

Baca: Pemilihan Rektor Unja, Ada 5 Calon yang Mendaftar, Johni Najwan akan Akselerasi Visi Unja

Baca: Terbuka untuk Umum, Partai Hanura Buka Pendaftaran Bakal Calon Gubernur Diakhir Tahun

Saat warga sampai di lokasi pelaku masih berada di lokasi, warga langsung menginterogasi pelaku dan menghakimi pelaku. Setelah itu, pelaku di bawa ke desa dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Sekira pukul15.00 wib Kepala Desa Tanjung Berugo menghubungi Kapolsek Lembah Masurai IPTU H SITEPU,SE via pesan WhatsApp selanjutnya Kapolsek memerintahkan anggota untuk ke TKP.

Saat sampai di TKP pelaku di serahkan oleh warga sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan kondisi penuh dengan luka-luka di sekujur tubuh.

Pelaku langsung di larikan ke puskesmas Pasar Masurai namun nyawa pelaku tidak dapat tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan. Jenazah korban saat ini berada puskesmas Pasar Masurai untuk di lakukan visum.

"Barang bukti yang didapat dari pelaku berupa kulit manis sebanyak setengah karung, parang milik pelaku dan baju yang berlumuran darah," jelas Kapolsek.

Dihajar Warga, Pelaku Pencuri Kayu Manis Tewas di Perjalanan ke Puskesas, Diduga Kehabisan Darah (Muzakkir/Tribunjambi.com)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved