Berita Bungo

BREAKING NEWS, Kabut Asap Makin Parah, Siswa di Bungo Diliburkan, Sebagian Dikurangi Jam Belajar

BREAKING NEWS, Kabut Asap Makin Parah, Siswa di Bungo Diliburkan, Sebagaian Dikurangi Jam Belajar

BREAKING NEWS, Kabut Asap Makin Parah, Siswa di Bungo Diliburkan, Sebagian Dikurangi Jam Belajar
Tribunjambi/Mareza
BREAKING NEWS, Kabut Asap Makin Parah, Siswa di Bungo Diliburkan, Sebagaian Dikurangi Jam Belajar 

BREAKING NEWS, Kabut Asap Makin Parah, Siswa di Bungo Diliburkan, Sebagaian Dikurangi Jam Belajar

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kondisi kabut asap yang semakin parah di Kabupaten Bungo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bungo, akhirnya meliburkan dan mengurangi jam belajar sejumlah siswa di Bungo.

Hal itu diketahui berdasarkan maklumat Bupati Bungo, Mashuri, Senin (16/9/2019) yang disampaikan melalui Kepala Disdikbud Bungo, Masril.

"Berdasarkan laporan indeks standar pencemaran udara (ISPU) Kabupaten Bungo sebesar 163 dengan kategori tidak sehat sehingga berbahaya bagi kesehatan," kata dia.

Baca: BREAKING NEWS, ISPU di Sarolangun Masih Tidak Sehat, Libur Sekolah Siswa Kembali Diperpanjang 2 Hari

Baca: POLISI Temukan 44 Jenazah Dimutilasi Disimpan dalam 119 Kantong Sampah, Kondisinya Mengerikan

Baca: Jarak Pandang Terbatas, Penerbangan Wings Air Jambi-Muara Bungo Ditunda

Untuk itu, Pemkab Bungo melakukan antisipasi dengan meliburkan kegiatan belajar mengajar tingkat PAUD/ TK dan SD kelas I, II, dan III, terhitung Selasa (17/9/2019) hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan.

Selain itu, Pemkab Bungo juga mengurangi jam belajar siswa SD kelas IV, V, dan VI dan SLTP kelas VII, VIII, dan IX tiga hari, terhitung dari tanggal 17 September hingga 19 September 2019, dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Bagi siswa yang tidak diliburkan agar mengurangi aktivitas di luar ruangan serta dianjurkan untuk menggunakan masker saat aktivitas di luar ruangan.

Baca: Mediasi, Ini Hasil Rapat Forum Keluarga Besar Petani di DPRD Tebo,

Baca: Jumlah Korban ISPA di Kota Jambi Meningkat Hingga 16.000 Penderita, Ini Kata Walikota Jambi

Baca: SOSOK Rocker Tiga Setia Gara yang Dianiaya Suami hingga Pincang: Minta Pulang ke Indonesia

Selanjutnya, apabila mengalami gangguan pernapasan agar segera menghubungi petugas kesehatan terdekat atau Puskesmas di wilayah masing-masing.

Ketentuan libur dan pengurangan belajar tersebut akan diinformasikan lebih lanjut sesuai situasi dan kondisi cuaca.

Terpisah, Wakil Bupati Bungo, Safrudin Dwi Apriyanto mengiyakan surat edaran tersebut.

Baca: Pemilihan Rektor Unja, Ada 5 Calon yang Mendaftar, Johni Najwan akan Akselerasi Visi Unja

Baca: Model Terbaru Calya dan Sigra Dirilis, Langsung Berikan Diskon Hingga Rp 5 Juta

Baca: DPRD Provinsi Jambi Undang NGO dan Penggiat Lingkungan, Bahas Karhutla di Provinsi Jambi

Halaman
12
Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved