Ini Sosok Gadis Jambi Wakil Indonesia di Pertukaran Pemuda Indonesia-Singapura

Singapore Indonesia Youth Leadership Exchange Program (SIYLEP) merupakan program pertukaran pemuda yang diprakarsai Kemenpora.

Ini Sosok Gadis Jambi Wakil Indonesia di Pertukaran Pemuda Indonesia-Singapura
Tribunjambi/Aldino
Rizdhianty Savitri. 

Ini Sosok Gadis Jambi Wakil Indonesia di Pertukaran Pemuda Indonesia-Singapura

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Singapore Indonesia Youth Leadership Exchange Program (SIYLEP) merupakan program pertukaran pemuda yang diprakarsai oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dan National Youth Council Singapura sejak 2017 lalu. Program tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para pemuda untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.

Sebanyak 18 delegasi Indonesia dan 18 delegasi Singapura menjalankan program selama 2 minggu. Salah satu delegasi merupakan utusan Provinsi Jambi yaitu Rizdhianty Savitri. Ia mengikuti seleksi yang diadakan oleh Diskepora Jambi dan PCMI Jambi.

Program dimulai dengan pre departure training (PDT) pada 26-28 Juli di Jakarta dan 29 Juli hingga 5 Agustus di Singapura. SIYLEP tahun ini mengusung tema sustainable living yang mengharuskan semua delegasi merasakan kehidupan dengan konsep kehidupan yang berkelanjutan.

Baca: PDIP Keluarkan SK Pimpinan DPRD, Ini Daftar Namanya untuk Jambi

Baca: VIDEO: Ini 5 Cara Lindungi Diri dari Kabut Asap, Pakai Masker hingga Konsumsi Makanan Sehat

Baca: DAK Rp 41 Miliar, RSUD Abdul Manap Tambah Gedung Rawat Inap

Baca: 37 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi Asesment Ulang, Kepala Kesbangpol dan Dirut RSJ Mundur

“Materinya seputar climate change, isu konservatif seperti pemeliharaan lingkungan, mempelajari sustainable. Selain materi inti juga dibekali materi lain seperti grooming atau penampilan diri, make up, public speaking dan sebagainya,” ungkapnya.

Di Jakarta saat PDT para delegasi juga dibekali materi tentang Indonesia seperti wawasan kebangsaan, bagaimana menjadi pemuda Indonesia yang bermanfaat, penguatan kepancasilaan dan materi kepemudaan lainnya.

Di Singapura, para delegasi dipasangkan dengan teman dari Singapura yang memiliki latar belakang yang sama. Seperti dirinya yang memiliki latar belakang management keuangan dan bisnis, di sana mendapatkan rekan dengan backgorund serupa. Latar belakang diambil dari tiga sektor yaitu private, public dan people.

“Kegiatannya benar-benar padat. Kita juga belajar bagaimana mengenali diri sendiri, karena sustainable living ini bukan hanya menyangkut lingkungan tapi justru dimulai dari diri sendiri seperti kestabilan emosi, cara menjalani hidup dan lainnya,” paparnya.

Menurutnya secara pola pikir pemuda Indonesia dan Singapura berbeda. Di Indonesia orang-orangnya sangat peduli dengan hal-hal yang terjadi dibelakang, atau penuh pertimbangan dengan kejadian dibelakang. Sedang di Singapura mereka sangat berpikir kedepan sehingga mereka lebih cepat beberapa langkah didepan.

“Setelah materi pasti diadakan diskusi. Selama diskusi juga kita benar-benar aktif. Contohnya bagaimana pemuda di Jambi, apakah sudah menerapkan sustainable living. Aku membahas di Jambi sudah mulai diet kantong plastik. Jadi ditempat belanja tidak menyediakan kantong plastik lagi sesuai aturan Pemerintah Kota,” ujarnya.

Baca: Gara-gara Benda Ini Raffi Ahmad Mendadak Ngamuk Parah ke Lucinta Luna Sampai Banting Gitar!

Baca: 559,5 Hektar Tanaman Padi di Jambi Gagal Panen Akibat Kemarau

Baca: Mulai 1 Januari 2020, Tarif Cukai Rokok Naik 23 Persen

Baca: Tunjangan Hidup Rp 10 Juta/Bulan, Yuk Daftar Beasiswa S1 Korea Selatan, Simak Persyaratannya!

Meskipun diisi dengan banyak materi dan diskusi penampilan budaya tetap ada. Delegasi dari Indonesia ini menampilkan cutural performance seperti medley lagu daerah, tari tor tor, dan menampilkan kebudayaan lainnya.

“Untuk program ini aku mengangkat budaya Merangin. Aku mengenakan tekuluk Merangin yang menggunakan bahan dari songket Jambi. Program ini khasnya memang lebih banyak diskusi, bagaimana membentuk seorang pemimpin yang bisa beradaptasi dengan daerahnya,” pungkasnya. (nurlailis)

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved