Berita Jambi

Tuntutan Pengunjuk Rasa Terkait Karhutla, DPRD Temui Mahasiswa, Ini Tanggapan DPRD Provinsi Jambi

Tuntutan Pengunjuk Rasa Terkait Karhutla, DPRD Temui Mahasiswa, Ini Tanggapan DPRD Provinsi Jambi

Tuntutan Pengunjuk Rasa Terkait Karhutla, DPRD Temui Mahasiswa, Ini Tanggapan DPRD Provinsi Jambi
Tribunjambi/Zulkifli
Tuntutan Pengunjuk Rasa Terkait Karhutla, DPRD Temui Mahasiswa, Ini Tanggapan DPRD Provinsi Jambi 

Tuntutan Pengunjuk Rasa Terkait Karhutla, DPRD Temui Mahasiswa, Ini Tanggapan DPRD Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aksi demonstrasi mahasiswa Fisipol Unja di Gedung DPRD Provinsi Jambi, kamis (12/9) di sambut empat anggota dewan yang baru dilantik 4 hari lalu.

Turut menemui mahasiswa di depan pintu masuk gedung DPRD Provinsi Jambi anggota dewan dari partai PKB Juada, Kamaluddin Havis dari partai PPP, Apif Firmansyah, dari partai Golkar serta Budiyako dari Partai Gerindra.

Para mahasiswa menuntut pemerintah segera menyelesaikan masalah Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Provinsi Jambi. Mereka prihatin akan kondisi udara yang semakin memburuk akibat kabut asap.

Baca: Tuntut Pemerintah Selesaikan Soal Karhutla, Puluhan Mahasiswa Unjukrasa di DPRD Provinsi Jambi

Baca: Kabut Asap Semakin Pekat di Kuala Tungkal, Dinkes Enggan Publikasikan Hasil ISPU

Baca: Peluk Erat dan Menangis Dipelukan BJ Habibie, Momen Haru Xanana Gusmao Presiden Pertama Timor Leste

Menanggapi tuntutan mahasiswa, anggota DPRD Provinsi Jambi Juanda menyampaikan, selaku anggota dewan sangat mendukung apa yang menjadi tuntutan mahasiswa.

Menurut politisi partai PKB tersebut, sudah menjadi tugas bersama untuk menyelesaikan masalah Karhutla, dan jangan sampai menjadi moment tahunan.

"Jangan sampailah, kalau memang regulasi yang ada saat ini lemah, bagaimana besok regulasi ini kita perkuat," kata Juanda.

Baca: Ajak Awak Media Kawal Kinerja Pemerintah, Ini Ajakan Edi Purwanto, Ketua DPRD Provinsi Jambi

Baca: Mengakui Pernah Jadi Simpanan Seorang Jenderal Bintang 3, Nasib Shinta Bhacir Kini Berbeda Jauh

Baca: (VIDEO) Penuh Haru Pemimpin Timor Leste Xanana Gusmao Saat Mengunjungi Habibie di Rumah Sakit

Dia menambahkan, mahasiswa menyampaikan ada temuan mereka di lapangan. Bahwa perusahaan memiliki perlengkapan dan tim pemadam Karhutla, namun sama sekali tidak bisa digunakan masyarakat di luar area perusahaan.

"Nah ini harus kita cari jalan keluarnya, apakah meminta komitmen perusahaan untuk lebih serius ikut menyelesaikan masalah Karhutla, karena kita tahu masyarakat sangat terbatas akan peralatan pemadam," jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jambi lainya Kamaluddin Havis dari Partai PPP menanggapi tuntutan mahasiswa, berharap semua pihak menyikapi Karhutla ini dengan serius.

"Baik Perusahaan maupun masyarkat itu harus tunduk terhadap Perda. Perusahaan itu harus memiliki petugas dan perlengkapan pemadam Karhutla," ujar Havis.

Solal warga yang menjadi korban ISPA, Havis berharap instansi Dinas Kesehatan hingga puskesmas untuk melayani korban ISPA dengan baik tanpa persyaratan dan secara gratis. "Itu harapan kita. Kita akan koordinasikan keuangan tanggap darurat di setiap Kabupaten dan Provinsi ini," pungkasnya.

Tuntutan Pengunjuk Rasa Terkait Karhutla, DPRD Temui Mahasiswa, Ini Tanggapan DPRD Provinsi Jambi (Zulkifli/Tribunjambi.com)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved