Sidak Proyek Ruang Inap RSUD, Fasha Minta Kontraktor Bekerja Tepat Waktu

Untuk memastikan proyek fisik berjalan sesuai perencanaan, Wali Kota Jambi melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) beberapa proyek fisik.

Sidak Proyek Ruang Inap RSUD, Fasha Minta Kontraktor Bekerja Tepat Waktu
Tribunjambi/Rohmayana
Wali Kota Jambi melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) beberapa proyek fisik. 

Sidak Proyek Ruang Inap RSUD, Fasha Minta Kontraktor Bekerja Tepat Waktu

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Untuk memastikan proyek fisik berjalan sesuai perencanaan, Wali Kota Jambi melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) beberapa proyek fisik. Dalam peninjauan tersebut Fasha menegaskan kepada pihak kontraktor untuk bekerja tepat waktu.

Beberapa proyek yang disidak antara lain adalah pembangunan ruang rawat inap di RSUD Abdul Manap, pembangunan drinase dan box culvert di Kenali Besar, serta pelebaran jalan di Kawasan Seberang Kota Jambi.

Dalam sidaknya Fasha mengatakan untuk proyek pembangunan ruang rawat inap di RSUD Abdul Manap kondisinya sudah 60 persen. Tinggal menata interior. Sementara untuk pembangunan pembangunan drinase dan box culvert di Kenali Besar, tujuannya untuk mengantisipasi dan meminimalisir adanya banjir. Sebab selama ini menjadi ancaman.

Baca: Menurut Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, DPR dan Pemerintah Berkonspirasi Melucuti Kewenangan KPK

Baca: Andre Taulany dan Istri Dikabarkan Bakal Bercerai, Begini Tanggapan Pengadilan Agama

Baca: VIDEO: BJ Habibie Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Subroto, Indonesia Berduka

Baca: Gara-gara Bilang Pacarnya Saya Pakai 3 Menit, Begal Mati di Tangan Siwa SMA di Malang, 4 Vs 1

Sementara untuk pelebaran jalan di Kawasan Seberang Kota Jambi, menurutnya pemerintah akan membangun mulai dari Kelurahan Tanjung Johor, Kecamatan Pelayangan hingga Kelurahan Tanjung Pasir, Kecamatan Danau Teluk.

“Tahun ini baru dilakukan pelebaran dengan timbunan, dan pengerasan. Tahun depan akan dilanjutkan ke tahap pengecoran dan pengaspalan,” kata Fasha.

Menurutnya, pihaknya meminta maaf kepada warga setempat karena akibat pembangunan jalan itu, terjadi gangguan debu yang berterbangan. Ditambah lagi saat ini sedang musim kemarau.

“Saya sudah perintahkan rekanan untuk minimal menyiram dua kali sehari. Pagi hari dan sore hari. Sehingga debunya terminimalisir. Kalau tidak punya armada, silahkan pinjam armada Damkar Kota Jambi,” katanya.

Dia berharap proses tersebut cepat selesai dan dapat segera digunakan masyarakat. “Tahun 2020 kami pastikan jalan ini sudah kami cord an di aspal, sehingga bias digunakan. Kami akan selesaikan secara bertahap,” katanya.

Sementara itu, momon Kabid Cipta Karya mengatakan bahwa Pembangunan Rumah sakit tersebut dibangun 4 lantai, untuk ruang perawatan Ibu dan anak. Menurutnya bangunan tersebut merupakan dana DAK sebesar Rp 41 miliar.

Baca: Begini Kondisi Udara di Kota Jambi Beberapa Hari Terakhir

Baca: Kabut Asap Semakin Pekat di Kuala Tungkal, Dinkes Enggan Publikasikan Hasil ISPU

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini 12 September 2019, Lengkap 12 Bintang, Ada yang Lagi Beruntung dan Rugi

Baca: VIDEO Detik-detik Reza Rahardian Menangis Saat Melayat BJ Habibie: Selamat Jalan Eyang, Terima Kasih

“Selain gedung, nanti juga ada interior di dalamnya,” kata Momon.

Terlihat gedung khusus untuk perawatan ibu dan anak tersebut dibangun di belakang ruang perawatan rumah sakit Abdul Manap.(Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved