Perusahaan Berencana Buka Jalan Tambang Membelah Hutan Harapan, 200 Orang SAD Terancam Tersingkir

Kehidupan Suku Anak Dalam (SAD) Batin 9 yang bermukim di kawasan Sungai Lalan dan Meranti sekitarnya, dalam wilayah Hutan Harapan

Perusahaan Berencana Buka Jalan Tambang Membelah Hutan Harapan, 200 Orang SAD Terancam Tersingkir
Istimewa
Hutan Harapan yang konsesinya dipegang oleh PT REKI 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kehidupan Suku Anak Dalam (SAD) Batin 9 yang bermukim di kawasan Sungai Lalan dan Meranti sekitarnya, dalam wilayah Hutan Harapan, sedang terancam.

Sekitar 200 orang warga SAD ini bakal terganggu kehidupannya bila pemerintah memberi izin untuk pembuatan jalan membelah hutan, yang diusulkan oleh PT MBJ.

Usman Gumanti dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Jambi, saat konfrensi pers bersama Koalisi Antiperusakan Hutan Jambi, menyebut rencana pembukaan jalan membelah hutan harapan akan merusak tatanan kehidupan SAD Batin 9.

“Karena tepat di wilayah hidup SAD, lokasi yang selama ini jadi tempat tinggal dan ladang mereka,” kata Usman, Kamis (12/9/2019).

Baca: Sidang Praperadilan Ruben Anggota SMB Berlangsung Alot, Pemohon Hadirkan Lima Orang Saksi

Baca: BREAKING NEWS, Pemprov Jambi Keluarkan 9 Poin Imbauan Sikapi Bahaya Kabut Asap

Baca: Benarkah sudah 18.000 Hektare Lahan Hutan di Jambi Terbakar? Tersangkanya Orang-orang Ini

Dia menyebut, SAD akan semakin terdesak bila pemerintah mengizinkan perusahaan membuat jalan yang membelah Hutan Harapan di Kabupaten Batanghari.

“Ketika tempat hidup mereka itu dirusak, mungkin mereka akan eksodus ke tempat lain. Tapi tempat lainnya di mana lagi? Sudah banyak perambahan. Yang terjadi malah nantinya konflik,” ungkapnya.

Ia menyebut menolak rencana pembangunan jalan itu, dan bahkan sudah menyurati menteri yang terkait.

“Kalau pemerintah mengizinkan pembukaan jalan itu, maka hal itu sama saja artinya dengan sengaja memusnahkan kehidupan suku anak dalam batin 9,” terangnya.

Di tempat yang sama, Husni, anggota koalisi menjelaskan, perusahaan PT MBJ mengajukan tiga izin dalam satu dokumen.

Pertama adalah izin pembangunan jalan khusus batu bara, kedua izin pembangunan jalan pengangkutan hasil perkebunan, dan ketiga izin pembangunan jalan untuk pengangkutan hasil kehutanan.

Halaman
1234
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: suang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved