Bahaya, Jalan Ness Dalam Perbaikan, Banyak Jalan Dipotong

Jalan Ness yang menghubungkan Kabupaten Muarojambi menuju Kabupaten Batanghari tengah dalam perbaikan.

Bahaya, Jalan Ness Dalam Perbaikan, Banyak Jalan Dipotong
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Jalan Ness dalam perbaikan. 

Bahaya, Jalan Ness Dalam Perbaikan, Banyak Jalan Dipotong

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jalan Ness yang menghubungkan Kabupaten Muarojambi menuju Kabupaten Batanghari tengah dalam perbaikan. Proyek pengerjaan dilakukan tambal sulam.

Ada sekira beberapa kilometer yang dilakukan perbaikan, yaitu dari Desa Sungai Duren - perbatasan Desa Petagen. Banyak titik jalan yang berlubang atau rusak telah dipotong untuk dilapis lagi dengan aspal baru nantinya.

Pantauan di lapangan, saat ini, proses pengerjaannya sudah memasuki tahap pengerasan. Hanya saja bekas potongan dan tahap pengerasan itu menyebabkan jalan tak rata dan mengganggu pengguna jalan.

Bahkan, kondisi ini mengancam keselamatan pengguna jalan yang melintasi ruas tersebut. Sejumlah pengendara baik roda dua maupun roda empat sering terjebak di lubang-lubang jalan yang telah dipotong.

Baca: Dinsos Batanghari Keluarkan 253 Rekomendasi Santunan Kematian

Baca: Tengkuluk Jambi Tampil Dalam Pemeran Kerajinan Nusantara

Baca: Semua Puskesmas Diminta Siaga, Jumlah Penderita ISPA Semakin Meningkat

Baca: HORE, Menpan Setujui 240 Formasi CPNS dan PPPK untuk Kota Jambi

Baca: BREAKING NEWS, Pemprov Jambi Keluarkan 9 Poin Imbauan Sikapi Bahaya Kabut Asap

Satu di antara pengendara roda empat, Jaka (35), warga Kota Jambi mengaku hampir mengalami kecelakaan lantaran menghindari lubang bekas potongan tersebut.

"Mobil saya hampir masuk ke semak-semak pinggir jalan dekat Desa Petagen lantaran menghindari potongan jalan yang tidak rata ini," ujarnya.

Menurutnya, kondisi perbaikan jalan tersebut sangat membahayakan pengguna kendaraan. Terutama masyarakat yang jarang atau hanya sesekali melintasi jalan tersebut.

"Pengerjaannya seperti asal jadi saja. Seharusnya pihak yang memperbaiki jalan ini juga harus memikirkan keselamatan pengguna jalan," sebutnya.

Pengguna jalan lainnya, yaitu Haris warga Desa Mendalo, Kabupaten Muarojambi juga mengalami hal serupa. Sepeda motornya mengalami kerusakan di bagian sok depan lantaran menginjak potongan jalan yang berlubang.

"Kondisi jalan yang dipotong ini berada di tanjakan. Kalau dilihat dari jauh malah tidak terlihat. Setelah dekat, baru tahu ada jalan yang potong. Tapi potongannya itu tidak rata," keluhnya.

Ia menyayangkan kondisi perbaikan jalan yang menurutnya bisa membahayakan pengendara, terutama yang jarang melintasi jalan Ness.

"Semoga pihak bersangkutan untuk segera memperbaikinya agar tidak timbul korban jiwa," jelasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved