Ratusan Kendaraan di Batanghari Terjaring Operasi Patuh 2019

Pantauan Tribunjambi.com di lapangan, satu per satu kendaraan diperiksa baik kendaraan roda dua maupun roda empat oleh petugas kepolisian.

Ratusan Kendaraan di Batanghari Terjaring Operasi Patuh 2019
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Ratusan kendaraan di Batanghari terjaring operasi patuh. 

Ratusan Kendaraan di Batanghari Terjaring Operasi Patuh 2019

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Satlantas Polres Batanghari menggelar Operasi Patuh di hari keempat untuk menertibkan dan kedisiplinan pengendara jalan di Kabupaten Batanghari.

Pantauan Tribunjambi.com di lapangan, satu per satu kendaraan diperiksa baik kendaraan roda dua maupun roda empat oleh petugas kepolisian.

Pemeriksaan yang dilakukan yaitu pengecekan dari kelengkapan surat, sabuk pengaman, bahkan kelengkapan surat muatan barang yang dibawa.

KBO Lantas Polres Batanghari, Ipda Gatot mengatakan, di hari keempat operasi patuh oleh satuan lalulintas Polres Batanghari berjalan normal. Belum ada pelanggaran yang signifikan dari operasi patuh tersebut.

"Dalam empat hari operasi patuh ini ada kurang lebih 180 pengendara baik roda empat dan dua yang ditilang," ujar Gatot, Senin (29/8).

Baca: Operasi Patuh 2019, Sehari Satlantas Polres Bungo Tilang 100 Kendaraan

Baca: 48 Hotspot Terpantau di Bajubang, 300 Hektar Hutan dan Lahan di Batanghari Terbakar

Baca: Fantastis, Berikut Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD Tanjab Barat Periode 2019 - 2024

Baca: Encep Bantah BKPSDM Tanjab Barat Main dalam Penerimaan Calon Siswa STTD Bekasi

Baca: Ratusan Pangkalan di Merangin Tak Miliki Rekomendasi Izin dari Disperindag

Kelalaian pengendara sendiri, didominan oleh mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman. Selain itu, seperti kelengkapan mobil seperti Gas Api, alat P3K juga masih banyak yang belum lengkapi oleh pengendara. Untuk pengendara motor sendiri terpantau juga masih banyak yang belum memiliki SIM dan tidak memakai  helm.

"Untuk pengendara yang bodong belum terjaring, kemungkinan sampai tanggal 11 September nanti ada ditemukan," imbuh KBO Lantas.

Lanjutnya, ia juga menyebutkan, untuk tingkat pelanggaran di Kabupaten Batanghari sendiri masih di level normal. Selain itu, titik yang ditingkatkan dalam Operasi Patuh ini sendiri dilakukan ditempat keramaian dan rawan kecelakaan.

Gatot menyebutkan, meski belum nampak meningkatnya pelanggaran, pengendara terus dilakukan pemeriksaan baik berupa kelengkapan surat menyurat dan aturan berkendara baik roda dua dan empat yang terus diperketat.

Lebih jauh lagi Gatot menjelaskan, pengendara yang melakukan pelanggaran lansung ditilang di tempat dan Sistem Tilang Online. Untuk tilang online ini pelanggar dikasih tilang biru dan lansung ke bank, ketika ada resume dari bank tilang yang diberikan kepada pelanggar lansung dikembalikan.

Satuan Lalu Lintas Polres Batanghari menghimbau, diharapkan kepada masyarakat Kabupaten Batanghari pengendara roda empat maupun roda dua agar dapat meminimalisir pelanggaran pada operasi Patuh 2019 ini.

"Bukan hanya dalam operasi patuh ini saja pengendara melengkapi aturan ini, tapi dapat berkelanjutan demi keselamatan dan kedisplinan masyarakat di kabupaten Batanghari," pungkasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved