48 Hotspot Terpantau di Bajubang, 300 Hektar Hutan dan Lahan di Batanghari Terbakar

BPBD Batanghari mencatat ada 127 hotspot ditemukan di delapan kecamatan di Kabupaten Batanghari hingga akhir Agustus 2019.

48 Hotspot Terpantau di Bajubang, 300 Hektar Hutan dan Lahan di Batanghari Terbakar
IST
Tahura di Kabupaten Batanghari terbakar, Selasa (13/8). 

48 Hotspot Terpantau di Bajubang, 300 Hektar Hutan dan Lahan di Batanghari Terbakar

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari hingga Jum'at lalu, di Kabupaten Batanghari terdapat 127 titik Hotspot.

Dimana Hotspot terbanyak ditemukan di wilayah Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari yakni dengan menyumbang 48 hotspot.

Ini disampaikan oleh Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Batanghari, Makmun.

Ia mengatakan dari data yang dihimpun pihaknya ada 127 hotspot ditemukan di delapan kecamatan di Kabupaten Batanghari hingga akhir Agustus 2019.

"Dari 127 hotspot tersebut, kecamatan Bajubang penyumbang terbanyak hotspot, yakni 48 hotspot dengan luas lahan yang terbakar 69,1 hektar," katanya, Senin (2/9).

Kemudian disusul Kecamatan Muara Bulian, yakni 26 hotspot dengan luas lahan yang terbakar 31,39 hektar.

Baca: Fantastis, Berikut Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD Tanjab Barat Periode 2019 - 2024

Baca: Operasi Patuh 2019, Sehari Satlantas Polres Bungo Tilang 100 Kendaraan

Baca: Encep Bantah BKPSDM Tanjab Barat Main dalam Penerimaan Calon Siswa STTD Bekasi

Baca: Fasha Tagih Janji Kepala OPD, Target Kerja Jadi Sorotan

Baca: Timer Konslet, Lampu Jalan di Muarojambi Hidup Manual, Malam Sering Mati

Sementara Kecamatan Batin XXIV terdapat 19 hotspot dengan luas lahan yang terbakar 60,4 hektar. Selanjutnya Kecamatan Marosebo Ulu, yakni 13 Hotspot dengan luas lahan yang terbakar 68,7 hektar.

"Kemudian untuk Kecamatan Muaratembesi terdapat 13 Hotspot dengan luas lahan yang terbakar 54,25 hektar," ujarnya.

Sedangkan untuk Kecamatan Mersam terdapat 5 Hotspot dengan luas lahan yang terbakar 29 hektar, kecamatan Pemayung terdapat 2 hotspot dengan luas lahan yang terbakar 0,05 hektar dan kecamatan Marosebo Ilir terdapat 1 Hotspot dengan luas lahan yang terbakar 0,04 hektar.

"Data yang kita himpun hingga turun hujan kemarin, ada 127 Hotspot yang kita temukan. Dari 127 hotspot itu, terdapat sekitar 313,29 hektare lahan yang terbakar," jelasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved