Bawaslu Jambi Mentahkan Gugatan Ismet Terhadap SK KPU Sarolangun, Ini Alasannya

Bawaslu Provinsi Jambi mentahkan gugatan yang diajukan oleh Ismet Isnaini terhadap surat keputusan KPU Sarolangun

Bawaslu Jambi Mentahkan Gugatan Ismet Terhadap SK KPU Sarolangun, Ini Alasannya
Tribunjambi/Dunan
Bawaslu Provinsi Jambi membacakan hasil sidang pendahuluan gugatan perkara administrasi terhadap keputusan KPU Sarolangun dan KPU RI. 

Bawaslu Jambi Mentahkan Gugatan Ismet Terhadap SK KPU Sarolangun, Ini Alasannya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bawaslu Provinsi Jambi mentahkan gugatan yang diajukan oleh Ismet Isnaini terhadap surat keputusan KPU Sarolangun yang menetapkan Syaihu CS sebagai calon terpilih dan diusulkan untuk dilantik menjadi anggota DPRD periode 2019-2024.

Hari ini (2/9/2019) pihak Bawaslu Provinsi Jambi membacakan hasil sidang pendahuluan gugatan perkara administrasi terhadap keputusan KPU Sarolangun dan KPU RI.

Sidang dipimpin oleh ketua Bawaslu Asnawi dan anggota Wein Arifin beserta Rafiqo Febrianti.
"Menyatakan laporan pelanggaran administrasi pemilu tidak dapat diterima," ujar Asnawi.

Ketua majelis membacakan bahwa laporan tidak dapat ditindaklanjuti dengan sidang pemeriksaan. Alasannya, bahwa pihak Bawaslu tidak berhak memeriksa, mengkaji dan memutuskan pelanggaran administrasi pemilu yang dilaporkan pelapor.

Baca: Ketagihan Judi Poker, Hendra Nekat Panjat Pagar Curi Mesin Jahit di Gudang Piang

Baca: PAD Kota Jambi dari Parkir Baru 59 Persen, Banyak Tungkang Parkir Bandel

Baca: Kejari Bungo Terima Berkas Perkara Cukai Rokok, SS Rugikan Negara hingga Rp 108 Juta

Baca: Ratusan Kendaraan di Batanghari Terjaring Operasi Patuh 2019

Baca: 48 Hotspot Terpantau di Bajubang, 300 Hektar Hutan dan Lahan di Batanghari Terbakar

"Fakta hukum bahwa tahapan pemilu telah berakhir. Maka pihak Bawaslu tidak berwenang menyelesaikan laporan dugaan pelanggaran administrasi yang dilaporkan pelapor," ujar Asnawi.

Sementara itu, Ismet Isnaini yang hadir dalam persidangan tersebut terlihat tidak percaya bila laporan dirinya tidak diteruskan pada tahap pemeriksaan.

"Terus terang saya kecewa dengan keputusan yang diambil pihak Bawaslu Provinsi Jambi. Namun itulah keputusan maka saya tetap menghormatinya," ujar Ismet Isnaini.

Dengan tidak diteruskannya laporan tersebut, dirinya mengaku bahwa pihaknya telah mempersiapkan alternatif hukum lain. Hanya saja langkah yang akan diambil ke depan masih dirahasiakan olehnya.

"Kita sudah siapkan langkah berikutnya namun tidak etis untuk disampaikan," katanya.

Ismet Isnaini mengatakan bahwa pelanggaran pada kasus ini sangat jelas dan terang. Maka dari itu dirinya tidak akan berhenti dan akan terus memperjuangkan penegakan hukum bagi masyarakat. Sebab, dirinya telah mengikuti setiap perkembangan pencalonan M. Syaihu, Azakil Asmi dan Aang Purnama. (Hendri Dunan Naris)

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved